Senin, 12 Okt 2020 06:30 WIB

Berapa Kali Normalnya BAB dalam Sehari? Ini Kata Ahli

Defara Millenia Romadhona - detikHealth
ilustrasi toilet Bolak-balik ke toilet untuk BAB tentu merepotkan (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Jakarta -

Buang air besar (BAB) merupakan proses alami tubuh dalam membuang sisa makanan yang telah mengalami proses pencernaan. Karena itu BAB sangat penting dilakukan dan diperhatikan.

BAB berfungsi membersihkan tubuh dari bakteri, serat, sel, air, dan asupan yang tidak dapat dicerna. Setiap individu memiliki frekuensi yang bervariasi.

Ahli gastroenterologi, Jean Marie Houghton, MD, PhD, dikutip dari Health, mengatakan bahwa frekuensi normal BAB umumnya tiga kali dalam sehari. Namun menurutnya, jangan terpaku dengan frekuensi normal BAB tersebut. Sebab, setiap orang memiliki jadwal yang berbeda-beda.

Dr Houghton mengatakan terdapat beberapa faktor yang dapat mempengaruhi seseorang BAB yaitu perubahan hormon selama menstruasi, hamil, dan menopause. Pola makan juga menyebabkan BAB tidak nyaman dan tidak teratur. Dr Houghton menyarankan untuk menghindari makanan olahan dan mengkonsumsi makanan kaya akan serat.

Menurut Dr Houghton hal yang lebih penting diperhatikan daripada frekuensi adalah kondisi ketika kamu BAB. Jika kamu merasa perut kembung, sulit mengeluarkan kotoran, dan tidak nyaman menandakan bahwa kamu sistem pencernaan mengalami masalah. Segera periksa ke dokter untuk penanganan lebih lanjut.



Simak Video "Nggak Baik! Ini Risiko Main Ponsel Sambil BAB"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)