Selasa, 13 Okt 2020 17:17 WIB

123 Demonstran Tolak Omnibus Law di 6 Provinsi Reaktif COVID-19, Ini Sebarannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Bojonegoro- Aksi penolakan pengesahan UU Omnibuslaw juga terjadi di Bojonegoro. Ratusan aktivis, buruh dan pelajar yang tergabung dalam Aliansi Bojonegoro berunjuk rasa meminta DPR mencabut pengesahan undang-undang yang tak membela rakyat kecil ini. Massa membawa batu nisan yang ditaburi bunga setaman tanda duka cita atas disahkannya UU Omnibuslaw.

Sekitar 600an orang yang terlibat dalam aksi yang digelar di depan Gedung Wakil Rakyat yang berada dijalan Trunojoyo Bojonegoro, Kamis (8/10/2020). Dalam aksi turun jalan ini, massa juga membawa batu nisan yang ditaburi bunga setaman tanda duka cita atas disahkannya UU Omnibus law.

Mereka juga membentangkan berbagai poster berisikan penolakan. Diantaranya, Perwakilan Rakyat ini mewakili Siapa?, Cabut OmnibusLaw DPR Sampah Masyarakat, Omnibuslaw bikin sakit kepala, Terima Servise Nurani dan Ndang Dicabut, Nek metu Nang Jero Bahaya.

Aksi demo sempat ricuh. Aksi lempar botol air mineral oleh salah satu orang peserta aksi. Beruntung petugas yang sigap berhasil mendinginkan suasana sehingga unjuk rasa kembali berjalan kondusif dan damai.

123 demonstran reaktif COVID-19. (Foto: Faiq Azmi)
Jakarta -

Satgas Penanganan COVID-19 mengungkapkan sebaran pendemo yang reaktif terhadap virus Corona saat aksi penolakan Omnibus Law Cipta Kerja di sejumlah daerah kemarin. Total ada 6 provinsi yang sudah diidentifikasi.

"Berdasarkan hasil pantauan dari aksi minggu lalu, terdapat dua kelompok utama yang menyampaikan aspirasinya secara terbuka, yaitu kelompok mahasiswa dan buruh," ucap juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dalam siaran pers BNPB melalui kanal YouTube, Selasa (13/10/2020).

Wiku menjelaskan, beberapa provinsi tersebut, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DI Yogyakarta, Sumatera Utara, dan Sulawesi Selatan. Sementara hasil tes di Jawa Tengah masih dalam tahap konfirmasi.

Sebagai langkah antisipasi, Wiku mengimbau bagi para pihak universitas dan perusahaan maupun aparat keamanan yang berjaga dalam demo tersebut untuk melakukan identifikasi serta testing untuk mencegah penyebaran COVID-19 semakin luas.

Berikut sebaran pendemo yang reaktif terhadap COVID-19 di 6 provinsi tersebut.

  • Sumatera Utara: 21 dari 253 pendemo reaktif
  • DKI Jakarta: 34 dari 1.192 pendemo reaktif
  • Jawa Timur: 24 dari 650 pendemo reaktif
  • Sulawesi Selatan: 30 dari 261 pendemo reaktif
  • Jawa Barat: 13 dari 39 pendemo reaktif
  • DI Yogyakarta: 1 dari 95 pendemo reaktif

"Angka ini diprediksi akan meningkat dalam 2-3 minggu ke depan, karena peluang adanya penularan COVID-19 dari para demonstran lainnya," tutur WIku.



Simak Video "Pfizer Uji Klinis Vaksin COVID-19 untuk Anak Usia 5-11 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)