Kamis, 15 Okt 2020 14:22 WIB

Tak Dapat Prioritas Vaksin COVID-19 Hingga 2022, Usia Muda Lebih 'Kebal'?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Negara China, Singapura, dan Jepang adalah negara yang berhasil menghadapi wabah COVID-19 dengan baik. Namun mereka harus mengantisipasi adanya gelombang kedua. Tak dapat prioritas vaksin COVID-19 hingga 2021, usia muda lebih 'kebal'? (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia menyebut orang muda yang sehat tidak mungkin mendapat vaksin Corona sampai tahun 2022.

Kepala ilmuwan WHO, Soumya Swaminathan mengatakan hal ini dilakukan karena imunisasi akan diprioritaskan bagi orang tua dan kelompok rentan lainnya terlebih dahulu.

Petugas kesehatan, pekerja garda terdepan, dan orang tua kemungkinan akan ditawari vaksin Corona terlebih dahulu, meskipun rincian siapa saja yang menjadi prioritas masih dirampungkan oleh WHO.

Namun, beberapa waktu lalu, Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus sempat mengatakan usia muda tetap berisiko terpapar Corona. Baik berisiko kematian akibat COVID-19 dan menularkan COVID-19 kepada usia tua yang lebih rentan.

"Kami telah mengatakannya sebelumnya dan kami akan mengatakannya lagi, orang-orang muda tetap berisiko saat terpapar Corona," kata Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus pada konferensi pers di kantor pusat WHO, Jenewa, dikutip dari CNBC International pada (31/7/2020).

"Orang-orang muda dapat terinfeksi, orang-orang muda dapat mati, dan orang-orang muda dapat menularkan virus kepada orang lain," katanya.

Lantas bagaimana dengan usia muda yang tidak memiliki riwayat penyakit penyerta atau dalam kondisi sehat?

Direktur Utama RSUP Persahabatan, dr Rita Rogayah, SpP(K), MARS, mengatakan di tempatnya pada bulan April lalu ada 76 pasien Corona meninggal dari total 205 pasien. Dari jumlah tersebut, sebanyak 65 pasien (86 persen) yang meninggal memiliki penyakit penyerta sementara 11 pasien (14 persen) lainnya tanpa komorbid.

Meski begitu, data menunjukkan lebih banyak kasus yang meninggal akibat COVID-19 karena memiliki penyakit penyerta. Sementara penelitian menyebut orang sehat yang terpapar COVID-19 biasanya tidak menunjukkan gejala karena memiliki imunitas tubuh yang baik dan kecil risikonya fatal karena COVID-19.



Simak Video "WHO Sebut 3 Tempat yang Mudah Tularkan Virus Corona "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)