Senin, 19 Okt 2020 18:00 WIB

Bio Farma Ungkap Perkembangan Terkini Uji Klinis Vaksin COVID-19 Sinovac

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Covid-19: Siapa yang pertama kali akan mendapatkan vaksin virus corona dan seberapa cepat akan tersedia? Perkembangan terkini uji klinis vaksin COVID-19. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Kandidat vaksin virus Corona COVID-19 dari Sinovac kini tengah menjalani uji klinis tahap 3 di Universitas Padjajaran, Bandung. Bagaimana perkembangan terkini terkait vaksin tersebut?

Corporate Secretary PT Bio Farma, Bambang Heriyanto, mengatakan saat ini sudah ada 1.620 relawan yang telah diberikan suntikan pertama vaksin.

"Jadi vaksin ini dua kali penyuntikan, dua dosis, dosis pertama dan dosis kedua. Jadi yang dosis pertama sudah selesai 1.620, kemudian yang mendapatkan suntikan kedua sudah 1.074 relawan," ucap Bambang dalam siaran pers di YouTube BNPB, Senin (19/10/2020).

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan dari sejumlah relawan tersebut, 671 di antaranya sudah melakukan proses pengambilan darah untuk ditinjau lebih lanjut. Bambang pun berharap nantinya uji klinis vaksin COVID-19 ini bisa selesai dalam waktu dekat.

"Jadi nanti mudah-mudahan akan selesai di akhir tahun atau awal-awal Januari 2021, sehingga laporan untuk uji klinis bisa digunakan untuk mendapatkan emergency use authorization dari regulator kita, yaitu Badan POM," jelasnya.

Dengan kemampuan yang dimiliki PT Bio Farma saat ini, Bambang optimis nantinya vaksin COVID-19 bisa diproduksi dengan kapasitas 250 juta dosis per tahun.



Simak Video "Di Balik Keputusan Brasil Tangguhkan Uji Vaksin Sinovac China"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)