Senin, 19 Okt 2020 20:00 WIB

Apakah Virus Corona Dapat Menular Lewat Paket Kiriman? Ini Jawabannya

Rosmha Widiyani - detikHealth
COVID-19 named by WHO for Novel coronavirus NCP concept. Doctor or lab technician in PPE suit holding blood sample with novel (new) coronavirus  in Wuhan, Hubei Province, China, medical and healthcare Foto: Getty Images/iStockphoto/Pornpak Khunatorn/Apakah Virus Corona Dapat Menular Lewat Paket Kiriman? Ini Jawabannya
Jakarta -

Selama pandemi COVID-19, paket kiriman menjadi layanan pilihan demi mencegah penularan virus Corona. Layanan saat membeli makanan atau barang ini bisa mengurangi peluang kontak langsung dengan orang lain sesuai prinsip social distancing.

Namun virus Corona diketahui dapat bertahan di berbagai permukaan benda termasuk plastik, kardus atau stainless steel yang kerap digunakan sebagai pembungkus paket kiriman.

Dengan begitu, apakah virus Corona dapat menular lewat paket kiriman?

Dikutip dari situs Badan Kesehatan Dunia atau WHO, layanan paket kiriman aman asal penyedia layanan menerapkan protokol kebersihan. Penerima paket kiriman juga harus menerapkan upaya pencegahan COVID-19.

"Setelah menerima makanan atau paket kiriman harus cuci tangan," tulis WHO dilihat detikcom pada Senin (19/20/2020).

Dikutip dari The Economic Times, risiko apakah virus Corona dapat menular lewat paket kiriman disuarakan Korea Selatan. Beberapa penyedia layanan paket kiriman melaporkan kasus COVID-19 dari gudangnya.

"Virus dapat bertahan hingga lebih dari 24 jam pada kardus dan lebih dari tiga hari pada permukaan seperti stainless steel. Belum ada riset lamanya riset bisa bertahan pada bubble wrap, tapi kemungkinan antara kardus dan stainless steel," kata ahli penyakit infeksi Kim Woo Joo dari Korea University Guro Hospital.

Korea Centers for Disease Control and Prevention menyatakan, risiko penularan COVID-19 langsung akibat menyentuh permukaan paket kiriman sebetulnya sangat kecil. Namun berbeda halnya jika berlanjut dengan menyentuh hidung atau mulut.

Penyedia layanan paket kiriman mungkin telah melakukan usaha terbaik untuk menerapkan protokol kesehatan dan keamanan menghadapi COVID-19. Namun kondisi lingkungan selama proses pengiriman mungkin tak bisa dikontrol penyedia layanan sepenuhnya.

Karena itu ahli kesehatan populasi Ki Mo Ran dari National Cancer Center menyatakan, publik bisa aman dari penularan COVID-19 asal rajin cuci tangan. Kebersihan menjadi senjata utama mencegah risiko penularan virus di segala kondisi.

Kemungkinan apakah virus corona dapat menular lewat paket kiriman juga menjadi perhatian Roberto Colon MD dari Premier Health, Ohio, Amerika. Dikutip dari situsnya, Colon memberi langkah penanganan paket kiriman selama pandemi.

Berikut penanganan paket kiriman untuk mencegah COVID-19:

1. Bersihkan bungkus paket kiriman dengan larutan disinfektan

2. Untuk paket makanan, hidangan segera dikeluarkan dari kemasan dan ditempatkan dalam wadah bersih dari rumah

3. Langkah serupa bisa dilakukan pada paket lain, sehingga isi dan kemasan segera terpisah

4. Bungkus paket kiriman langsung dibuang tanpa harus menunggu lama

5. Selama proses menerima, membongkar isi, dan membuang bungkus paket kiriman jangan lupa cuci tangan.

"Sebetulnya tidak perlu takut menghadapi pake kiriman. Namun saya merekomendasikan langkah ekstra menghadapi risiko apakah virus Corona dapat menular lewat paket kiriman. Cuci tangan adalah langkah terbaik," kata Colon.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)