Rabu, 21 Okt 2020 09:15 WIB

5 Kebiasaan Sepele yang Tak Disadari Bisa Picu Diabetes

Elsa Himawan - detikHealth
Ilustrasi Diabetes 5 kebiasaan yang bisa picu diabetes. (Foto ilustrasi: shutterstock)
Jakarta -

Diabetes menjadi salah satu penyakit yang perlu diwaspadai. Sebab, jika seseorang mengidap diabetes, ia akan rentan terkena penyakit lainnya termasuk hipertensi, penyakit jantung, gangguan pernapasan, dan lain-lain.

Diabetes juga tidak memandang umur. Artinya, bukan hanya lansia yang bisa terkena diabetes, generasi milenial pun bisa terkena penyakit diabetes.

Cara mudah mengetahui risiko terkena diabetes biasanya bisa dideteksi dengan mengukur lingkar pinggang. Kita harus curiga bila lingkar perut dan pinggang kita mulai membesar.

Meski begitu, cek gula darah di dokter merupakan cara deteksi paling valid untuk mengetahui apakah kita terkena diabetes atau memiliki risiko diabetes. Tanpa disadari, ada beberapa kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan diabetes.

Dikutip dari India Today, berikut 5 kebiasaan sepele yang bisa menyebabkan diabetes.

1. Terlalu banyak mengonsumsi karbohidrat olahan

Mengonsumsi karbohidrat olahan, seperti roti putih, nasi putih, dan biskuit sangat berpotensi menyebabkan diabetes. Konsumsilah karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oatmeal, dan roti gandum yang lebih lama diserap perut, sehingga membuatmu tidak mudah lapar juga.

2. Malas bergerak

Hanya duduk, tidur-tiduran sambil memainkan gadget rupanya berpotensi membuat lingkar pinggangmu membesar. Menurut Dr Rajesh Khadgawat dari Aiims Hospital, setidaknya seseorang perlu melakukan aktivitas fisik selama 150 menit per minggu untuk menjaga kadar gula tetap dalam batasan yang normal.

3. Begadang

Menurut dr Ambrish Mithal dari Medanta Medicity, kebanyakan pasien yang mengidap diabetes tipe 2 disebabkan karena kurang tidur. Selain itu, sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa kurang tidur dapat menyebabkan tekanan darah tinggi dan penambahan berat badan. Hal ini merupakan faktor dari risiko perkembangan diabetes.

4. Melewatkan sarapan

Menurut dr Sandeep Kharb, seorang spesialis endokrinologi, Institut Ilmu Kedokteran Asia, Faridabad, tidak sarapan pagi akan membuat seseorang lebih banyak makan di siang hari.

"Mereka yang melewatkan sarapan lebih cenderung mengonsumsi lebih banyak kalori dan makanan berlemak di siang hari," kata Dr Kharb.

5. Usai makan malam langsung tidur

Menurut drMithal, 50 persen kalori dalam tubuh kita berasal dari makan malam. Masalahnya, seringkali selesai makan malam kita langsung tidur. Hal ini justru membuat kadar gula menjadi naik, sehingga berpotensi terkena diabetes. Berikan jeda antara selesai makan malam dan tidur sekitar tiga jam. Ini juga berlaku untuk kamu yang sedang melakukan diet sehat.



Simak Video "Awas! Diabetes Mengintai Anak"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)