Rabu, 21 Okt 2020 11:47 WIB

Inggris Menginfeksi Relawan dengan Virus Corona untuk Uji Coba Vaksin

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Virus corona: Para pemimpin dunia sepakat galang Rp120 triliun demi ciptakan vaksin virus corona Ilustrasi vaksin Corona. (Foto: BBC World)
Jakarta -

Inggris akan menjadi negara pertama yang menginfeksi para relawannya untuk melakukan uji klinis vaksin Corona. Uji klinis ini akan dilakukan di awal tahun 2021 mendatang.

Studi ini dipimpin oleh para peneliti dari Imperial College London. Mereka akan merekrut relawan yang berusia antara 18-30 tahun yang sehat dan tanpa riwayat COVID-19.

Dikutip dari Live Science, para relawan ini juga tidak memiliki risiko penyakit mendasar seperti diabetes, penyakit jantung, dan juga obesitas.

Jika disetujui, studi ini akan dimulai pada Januari 2021 di Royal Free Hospital London, di mana relawan akan dikarantina dan diinfeksi dengan strain SARS-CoV-2 yang dikembangkan di laboratorium.

Pada tahap pertama studi, para peneliti akan mencoba menghitung jumlah virus terkecil yang perlu ditularkan seseorang untuk mengembangkan COVID-19. Peneliti nantinya akan mulai memberikan relawan dengan sejumlah kecil partikel virus dan meningkatkan dosisnya secara perlahan.

Selanjutnya, peneliti akan menguji sejumlah vaksin eksperimental dan membandingkannya untuk melihat efektivitasnya mencegah COVID-19. Tetapi, kandidat vaksin yang akan digunakan dalam uji coba belum diumumkan.

Selain vaksin, para peneliti juga berencana untuk mempelajari pengobatan potensial dan kekebalan tubuh.

"Sengaja menginfeksi relawan dengan patogen virus ini tidak bisa dianggap enteng. Namun, penelitian semacam ini sangat informatif dalam mempelajari suatu penyakit," jelas PeterOpenhaw selaku rekan peneliti studi dan direktur The Human Challenge Consortium di Imperial College London.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)