Jumat, 23 Okt 2020 18:52 WIB

Dicopot dari Dirjen, Achmad Yurianto Kini Jadi Staf Ahli Menkes Terawan

Ayunda Septiani - detikHealth
Juru bicara pemerintah untuk penanganan wabah virus Corona, Achmad Yurianto. Popularitas Achmad Yurianto melejit saat menjadi Jubir Gugus Tugas COVID-19 (Foto: Setkab)
Jakarta -

Achmad Yurianto dicopot dari jabatan Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Jumat (23/10/2020). Pria yang akrab disapa Yuri tersebut kini menjadi staf ahli Menteri Kesehatan.

"Betul," kata Yurianto saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Jumat (23/10/2020).

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto secara resmi melantik Achmad Yurianto sebagai Staf Ahli Menteri Kesehatan Bidang Teknologi Kesehatan dan Globalisasi. Menurut Menkes Terawan, rotasi jabatan merupakan hal biasa dalam lingkup organisasi.

"Pelantikan ini hendaklah dimaknai sebagai kepentingan organisasi, bukan sekadar penempatan figur pejabat pada jenjang jabatan dan kepentingan tertentu," jelasnya dalam laman resmi Kementerian Kesehatan.

"Pembenahan dan pemantapan organisasi dilakukan dalam rangka meningkatkan kinerja dan penyelenggaraan tugas serta pelayanan yang maksimal," kata Menkes.

Menkes Terawan mengapresiasi kinerja Achmad Yurianto selama menjabat sebagai Dirjen P2P dan berharap kinerja baik tersebut tetap dilanjutkan dalam jabatan barunya.

Seperti yang diketahui, Achmad Yurianto sebelumnya sempat menjadi juru bicara pemerintah untuk penanganan COVID-19. Yurianto juga belum setahun menjabat sebagai Dirjen P2P. Ketika ditanya lebih lanjut, ia menyebut pencopotannya ini terkait mutasi yang biasa terjadi di lingkungan kementerian.



Simak Video "Terawan Beberkan Alasan Angkat Achmad Yurianto Jadi Staf Ahli Menkes"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)