Minggu, 25 Okt 2020 05:00 WIB

Apa Penyebab Adanya Virus Corona? Ini Jawabannya untuk Diingat Lagi

Tim detikcom - detikHealth
Covid-19: Mengapa virus corona sangat mematikan? Foto: BBC Magazine/Apa Penyebab Adanya Virus Corona? Ini Jawabannya untuk Diingat Lagi
Jakarta -

Virus Corona telah menyebabkan 1,137,825 orang meninggal di seluruh dunia per 23 Oktober 2020 seperti yang dikutip dari data yang dikeluarkan Johns Hopkins University. Di Indonesia, sudah ada 13.077 orang meninggal dunia akibat virus ini.

Apa penyebab adanya virus Corona yang merenggut nyawa jutaan orang di dunia? Menurut situs Kementerian Kesehatan (Kemenkes), penyebab adanya infeksi virus Corona karena coronavirus.

Coronavirus merupakan keluarga besar virus yang menyebabkan penyakit pada manusia dan hewan. Pada manusia biasanya menyebabkan penyakit infeksi saluran pernapasan, mulai flu biasa hingga penyakit yang serius seperti Middle East Respiratory Syndrome (MERS) dan Sindrom Pernafasan Akut Berat/ Severe Acute Respiratory Syndrome (SARS).

Coronavirus jenis baru yang ditemukan pada manusia sejak kejadian luar biasa muncul di Wuhan, China, pada Desember 2019. Virus ini kemudian diberi nama Severe Acute Respiratory Syndrome Coronavirus 2 (SARS-COV2), dan menyebabkan penyakit Coronavirus Disease-2019 (COVID-19).

Gejala umum COVID-19 yakni demam ≥38 derajat celcius, batuk kering, dan sesak napas. Jika ada orang yang dalam 14 hari sebelum muncul gejala tersebut pernah melakukan perjalanan ke negara terjangkit, atau pernah merawat atau kontak erat dengan penderita COVID-19, maka orang tersebut akan dilakukan penelitian seperti tes swab untuk memastikan diagnosisnya.

Situs Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebutkan, ada gejala yang sedikit tidak umum seperti sakit kepala, hilangnya indera perasa atau penciuman, ruam pada kulit, atau perubahan warna pada jari tangan atau jari kaki. Selain itu gejala serius pada COVID-19 yakni sesak napas, nyeri dada, dan hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.

Orang yang terkena virus Corona dapat pulih. Namun bagi orang yang berusia lanjut, dan orang-orang dengan kondisi medis yang sudah ada sebelumnya (seperti diabetes, tekanan darah tinggi dan penyakit jantung), mereka biasanya lebih rentan atas virus ini.

Seseorang dapat terinfeksi dari penderita COVID-19. Penyakit ini dapat menyebar melalui tetesan kecil atau droplet dari hidung atau mulut pada saat batuk atau bersin. Droplet tersebut kemudian jatuh pada benda di sekitarnya.

Kemudian jika ada orang lain menyentuh benda yang sudah terkontaminasi dengan droplet tersebut, lalu orang itu menyentuh mata, hidung atau mulut, maka orang itu dapat terinfeksi COVID-19.

Bisa juga seseorang terinfeksi COVID-19 ketika tanpa sengaja menghirup droplet dari penderita. Inilah sebabnya mengapa kita penting untuk menjaga jarak 1,8 meter dari orang yang sakit.

Bagaimana cara mencegah penularan virus Corona? Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah tertularnya virus Corona dilansir Kemenkes:

-Menjaga kesehatan dan kebugaran agar stamina tubuh tetap prima dan sistem imunitas / kekebalan tubuh meningkat.
-Mencuci tangan dengan benar secara teratur menggunakan air dan sabun atau hand-rub berbasis alkohol. Mencuci tangan sampai bersih selain dapat membunuh virus yang mungkin ada di tangan kita, tindakan ini juga merupakan salah satu tindakan yang mudah dan murah. Sekitar 98% penyebaran penyakit bersumber dari tangan. Karena itu, menjaga kebersihan tangan adalah hal yang sangat penting.

-Ketika batuk dan bersin, tutup hidung dan mulut Anda dengan tisu atau lengan atas bagian dalam. Jangan memakai telapak tangan.
-Hindari kontak dengan orang lain atau bepergian ke tempat umum.
-Hindari menyentuh mata, hidung dan mulut. Tangan menyentuh banyak hal yang dapat terkontaminasi virus. Jika kita menyentuh mata, hidung dan mulut dengan tangan yang terkontaminasi, maka virus dapat dengan mudah masuk ke tubuh kita.

-Gunakan masker dengan benar hingga menutupi mulut dan hidung
-Buang tisu dan masker yang sudah digunakan ke tempat sampah dengan benar, lalu cucilah tangan Anda.
-Menunda perjalanan ke daerah/ negara dimana virus ini ditemukan.
-Hindari bepergian ke luar rumah saat Anda merasa kurang sehat, terutama jika Anda merasa demam, batuk, dan sulit bernapas. Segera hubungi petugas kesehatan terdekat, dan mintalah bantuan mereka. Sampaikan pada petugas jika dalam 14 hari sebelumnya Anda pernah melakukan perjalanan terutama ke negara terjangkit, atau pernah kontak erat dengan orang yang memiliki gejala yang sama. Ikuti arahan dari petugas kesehatan setempat.
-Selalu pantau perkembangan penyakit COVID-19 dari sumber resmi dan akurat. Ikuti arahan dan informasi dari petugas kesehatan dan Dinas Kesehatan setempat.

Hingga saat ini, belum ada obat khusus untuk mengobati virus corona. Vaksin virus Corona hingga kini masih diteliti lebih lanjut. Banyak istirahat dan makan makanan sehat. Sebuah fakta dari WHO menyebutkan, suplemen vitamin dan mineral tidak dapat menyembuhkan COVID-19. Makanlah langsung sumber vitamin dan mineral untuk memperkuat sistem imun.

Demikianlah penjelasan penyebab adanya virus corona. Stay safe and healthy ya!



Simak Video "Pondasi Utama Pecegahan Corona Sebelum Vaksin"
[Gambas:Video 20detik]
(nwy/pal)