Selasa, 27 Okt 2020 10:02 WIB

Samakan COVID-19 dengan Flu Biasa, Siapakah Aliansi Dokter Dunia?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Airport personnel look at thermal scanners as they check on arriving passengers at Manilas international airport, Philippines, Thursday, Jan. 23, 2020. The government is closely monitoring arrival of passengers as a new coronavirus outbreak in Wuhan, China has infected hundreds and caused deaths in that area. (AP Photo/Aaron Favila) Virus Corona COVID-19 (Foto: AP Photo)
Jakarta -

Sebuah video viral bikin heboh di media sosial. Sekelompok orang mengatasnamakan Aliansi Dokter Dunia menyebut COVID-19 tak lebih dari flu biasa dan tidak berbahaya.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito dengan tegas membantah klaim tersebut. Disebutnya, apa yang disampaikan dalam video viral tersebut adalah misinformasi, dan ditegaskan bahwa COVID-19 sama sekali berbeda dengan influenza.

Jadi sebenarnya, siapa yang diwakili oleh Aliansi Dokter Dunia?

Ketua Satgas COVID-19 Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Prof Dr dr Zubairi Djoerban, SpPD(K), mengakui memang ada sebagian kecil dokter yang meragukan COVID-19. Namun pada umumnya, tidak didasari data ilmiah yang jelas.

"Bahwa total yang meninggal saja sudah sejuta lebih. Indonesia juga kita sudah melihat langsung dokter-dokter yang meninggal dan meninggalnya sudah makin banyak," kata Prof Zubairi saat dihubungi detikcom, Selasa (27/10/2020).

"Pada prinsipnya kami dokter itu kalau ngomong harus berbasis bukti ilmiah dan itu tidak didukung oleh bukti ilmiah," tambahnya.

Korban meninggal akibat virus Corona (COVID-19) di Indonesia terus bertambah. Per 29 April 2020, jumlah meninggal mencapai 784 orang.Ribuan orang meninggal karena COVID-19. Aliansi Dokter Dunia menganggapnya tidak ada. Foto: Getty Images

Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) Prof Dr Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH lebih tegas menyebut Aliansi Dokter Dunia sebagai organisasi 'jadi-jadian'. Sebagai senior yang malang melintang di berbagai organisasi kedokteran, ia tidak pernah mengenal organisasi tersebut.

"Kalau di dunia itu kan ada ikatan ya, misalnya, di bidang penyakit dalam kan ada International Society of Internal Medicine, itu Indonesia juga kan masuk ke dalam situ. Kemudian World Medical Association," jelas Prof Ari.

"Jadi itu nggak ada kita kenal di dalam organisasi, baik itu dokter dunia maupun dokter penyakit dalam dunia," lanjutnya.

Namun yang pasti, ditegaskan bahwa klaim yang disampaikan Aliansi Dokter Dunia dalam video yang viral menurut Prof Ari tidak sesuai dengan fakta di lapangan.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)