Rabu, 28 Okt 2020 08:01 WIB

Cegah RS Kolaps, Dokter di Belgia Diminta Bekerja Walau Positif COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Kisah dokter terjangkit Covid-19: Saya tidak tahu berapa pasien yang saya tulari virus corona Para dokter di Belgia diminta tetap bekerja walaupun positif COVID-19. (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Di tengah lonjakan kasus Corona, para dokter di Kota Liège, Belgia, diminta tetap bekerja walaupun mereka positif virus Corona COVID-19.

Dikutip dari BBC, sebanyak 10 rumah sakit diketahui meminta staf mereka yang positif COVID-19 namun tak bergejala untuk tetap bekerja.

Dilaporkan juga, seperempat dari seluruh tenaga kesehatan di Kota Liège jatuh sakit akibat COVID-19.

Kepala Asosiasi Serikat Tenaga Kesehatan Belgia, Dr Philippe Devos, mengatakan bahwa mereka tak punya pilihan lain untuk mencegah rumah sakit agar tidak kolaps dalam beberapa hari mendatang.

Devos pun mengakui, adanya risiko penularan COVID-19 yang bisa terjadi kepada pasien.

Sejumlah rumah sakit merujuk pasien-pasiennya ke tempat lain dan membatalkan operasi non-darurat, beberapa hari setelah Menteri Kesehatan Belgia Frank Vandenbroucke memperingatkan bahwa negaranya mendekati 'tsunami' penularan COVID-19 dan pihak berwenang 'tidak lagi mengontrol apa yang terjadi'.

Hingga saat ini, Rabu (28/10/2020), total kasus COVID-19 di Belgia sudah mencapai 333.718 kasus. Sementara total pasien sembuh sebanyak 23.256 orang dan 10.899 lainnya meninggal dunia.



Simak Video "Dear Warga Indonesia, Yuk Lakukan 3W Agar Terhindar Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)