Selasa, 27 Okt 2020 18:16 WIB

3 Misinformasi dalam Video Viral Aliansi Dokter Dunia 'Penyangkal' COVID-19

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Terhitung sudah 6 bulan sejak pemerintah mengumumkan kasus Corona pertama di Indonesia pada 2 Maret lalu. Kini, Per 2 September angka kasus positif COVID-19 telah mencapai 180 ribuan jiwa. Sejumlah petugas mengubur jenazah COVID-19 di TPU Pondok Ranggon, Jakarta, Rabu (2/9/2020). Menurut petugas akhir-akhir ini aktivitas penguburan meningkat. (Foto: Rifkianto Nugroho)
Jakarta -

Dalam siaran konferensi pers, juru bicara Satgas Penanganan COVID-19 Prof Wiku Adisasmito mengungkapkan terdapat tiga misinformasi dalam video viral Aliansi Dokter Dunia. Ia menegaskan bahwa video tersebut termasuk ke dalam kategori misinformasi.

"Penting untuk diketahui oleh masyarakat bahwa konten pada video yang disebarkan kelompok aliansi dokter dunia itu termasuk dalam kategori misinformasi," jelas Prof Wiku dalam siaran pers di BNPB melalui kanal YouTube Selasa (27/10/2020).

Prof Wiku menjelaskan ada tiga misinformasi terkait COVID-19. Salah satunya adalah keyakinan terhadap konspirasi.

Misinformasi pertama adalah keyakinan yang bersifat umum, kedua yaitu keyakinan terhadap teori konspirasi, dan yang ketiga adalah keyakinan dari agama.

Prof Wiku mencontohkan salah satu misinformasi dari video tersebut terkait COVID-19. Dalam video itu menyamakan dampak virus Corona dengan influenza.

"Konten informasi dalam video ini dapat diidentifikasikan sebagai misinformasi yang muncul dengan menyamakan COVID-19 dengan influenza. Penting untuk diketahui, penyebab dinamika transmisi dan akibat dari kedua penyakit tersebut sangat berbeda," kata Prof Wiku.

Selain itu, Prof Wiku mengatakan misinformasi ini bisa mempengaruhi respon masyarakat terhadap suatu informasi. Agar tidak terjadi, ia menyarankan masyarakat untuk mengevaluasi kredibilitas informasi pada lembaga yang bisa dipercaya seperti Badan Kesehatan Dunia atau WHO, PBB, Centers for Disease Control (CDC).

Khusus di Indonesia, lembaga yang bisa dipercaya untuk mengevaluasi informasi terkait COVID-19 seperti Kementerian Kesehatan RI dan Satgas Penanganan COVID-19.



Simak Video "Imunitas Tiap Orang Berbeda, Perhatikan Faktor yang Memengaruhinya"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)