Rabu, 28 Okt 2020 12:35 WIB

4 Fakta Meninggalnya Pangeran Brunei Abdul Azim di Usia 38 Tahun

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Haji Abdul Azim Pangeran Abdul Azim. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Baru-baru ini kabar duka datang dari Brunei Darussalam. Pangeran Brunei Darussalam Pangeran Haji Abdul Azim, meninggal dunia di usia 38 tahun pada Sabtu (24/10/2020).

Kabar duka meninggalnya Pangeran Haji Abdul Azim juga diunggah dalam akun pribadi saudara kandungnya, Abdul Mateen.

"Sampai bertemu lagi," duka Pangeran Mateen, saudara kandung Pangeran Haji Abdul Azim, di akun Instagram @tmski.

Sebelum meninggal, Pangeran Brunei Darussalam Haji Abdul Azim disebut mengidap vaskulitis. Media lokal setempat juga mengabarkan Pangeran Brunei Darussalam Haji Abdul Azim sempat dirawat di rumah sakit dalam beberapa waktu.

Berikut fakta-fakta meninggalnya Pangeran Brunei Darussalam dirangkum detikcom dari berbagai sumber.

1. Meninggal di usia muda 38 tahun

Pangeran Abdul Azim meninggal kemarin, Sabtu (24/10), pada pukul 10.08 waktu setempat. Pangeran Brunei itu meninggal di usia 38 tahun. Pangeran Abdul Azim berada di baris keempat takhta Brunei.

Dilansir dari berbagai sumber, Pangeran Abdul Azim merupakan putra Raja Brunei Darussalam dengan mantan istri keduanya, Hajah Mariam. Pangeran Abdul Azim merupakan anak pertama dari perkawinan tersebut.

2. Mengidap vaskulitis sistemik

Saudara kandungnya, Abdul Mateen, menyebut sang pangeran mengidap vaskulitis sistemik, sebuah kondisi autoimun.

"Awal tahun ini, kakak saya didiagnosis vaskulitis sistemik parah, yang merupakan sebuah penyakit autoimun," ungkap Pangeran Mateen di akun Instagram @tmski.

Dikutip dari Mayo Clinic, vaskulitis adalah suatu kondisi radang pembuluh darah yang menyebabkan perubahan pada dinding pembuluh darah.

Perubahan ini bisa berupa penebalan, penyempitan, dan pelemahan pada dinding pembuluh darah. Hal ini dapat menghambat aliran darah dan mengakibatkan kerusakan pada organ dan jaringan tubuh.

3. Pangeran Abdul Azim mengidap gangguan bipolar dan kematiannya dipicu gagal multiorgan

Selain berjuang melawan penyakit vaskulitis sistemik, Pangeran Abdul Azim juga berjuang melawan gangguan bipolar. Meninggalnya Pangeran juga dipicu karena kegagalan multiorgan.

"Pada akhirnya, kakak saya mengalami kegagalan multiorgan yang disebabkan infeksi menetap, terkait penyakit autoimun, yang membuatnya meninggal pada pagi hari, 24 Oktober 2020," sebut Pangeran Mateen di akun Instagram @tmski.

4. Sempat disebut dirawat di rumah sakit

Dikutip dari Sky News, sang pangeran disebut sempat dirawat di rumah sakit dalam beberapa waktu. Hal ini dilaporkan media lokal setempat.



Simak Video "Gegara COVID-19, Indonesia 'Ditakuti' Negara Lain"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)