Rabu, 28 Okt 2020 13:42 WIB

Peneliti Sebut Dampak COVID-19 Bisa Bikin Otak 'Menua' 10 Tahun

Firdaus Anwar - detikHealth
Covid-19: Bagaimana mutasi memberi petunjuk tentang penyebaran dan asal-usul virus corona Ilustrasi mutasi Corona. (Foto ilustrasi: BBC Magazine)
Jakarta -

Hingga saat ini peneliti terus berusaha menguak teka-teki berbagai aspek virus Corona COVID-19. Salah satunya adalah dampak apa saja yang bisa dilakukan penyakit ini pada tubuh.

Terkait hal tersebut, studi terbaru yang dilakukan peneliti dari Imperial College London menemukan virus Corona COVID-19 bisa mempengaruhi fungsi otak. Hal ini diketahui setelah peneliti memeriksa data tes kognitif lebih dari 84.000 orang.

Tes kognitif mengukur kemampuan berpikir otak dengan teka-teki mulai dari mengingat kata, memecahkan masalah, hingga menghubungkan titik-titik. Tes ini biasanya dipakai untuk membantu dokter mendiagnosis penyakit Alzheimer dan semacamnya.

Pemimpin studi Adam Hampshire menemukan hasilnya diketahui beberapa orang yang mengalami kasus infeksi COVID-19 parah mengalami penurunan fungsi kognitif. Skor tes pasien yang paling parah disebut bisa sama dengan skor orang yang 10 tahun lebih tua dari dirinya.

"Analisis kami... mendukung pandangan bahwa ada konsekuensi kognitif kronis dari infeksi COVID-19," tulis peneliti seperti dikutip dari Reuters, Rabu (28/10/2020).

"Orang-orang yang sudah sembuh, termasuk mereka yang sudah tidak menunjukkan gejala, mengalami defisit fungsi kognitif yang signifikan," lanjutnya.

Studi ini dipublikasi di situs medis MedRxiv dan belum mendapat penelaahan sejawat (peer review).



Simak Video "Virus Corona Diklaim Dapat Menular Lewat Udara"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)