Rabu, 28 Okt 2020 17:43 WIB

Salahkah Niat Berolahraga untuk Membuat Tubuh Langsing?

Yudistira Imandiar - detikHealth
Tubuh ramping dan ideal Foto: iStock
Jakarta -

Niat dan motivasi yang jelas akan membuat olahraga lebih menyenangkan untuk dilakukan. Salah satu tujuan yang kerap menjadi motivasi berolahraga adalah untuk mendapatkan tubuh yang langsing. Apakah hal itu salah?

Pebasket nasional Daniel Wenas berpendapat, olahraga dengan tujuan membuat tubuh langsing sah-sah saja. Ia menganggap dengan motivasi tersebut seseorang akan terpacu untuk rutin berolahraga. Selama olahraga dilakukan dengan porsi yang tepat, hal itu akan baik untuk kesehatan.

Karena olahraga saja tidak cukup, lanjut Daniel, maka orang yang termotivasi untuk lebih langsing akan mengatur asupan nutrisi yang lebih sehat. Tentunya hal itu juga bisa memberikan efek positif buat tubuh.

"Once dia mau mencapai targetnya (langsing), dia akan mulai memperhatikan pola makan setelah dia mendapatkan hasilnya kurang memuaskan dia mencoba cara yang lebih baik. Itu adalah hal yang baik untuk membuat masyarakat Indonesia berolahraga," kata Daniel dalam Konferensi Generasi #GaPakeNanti yang diselenggarakan BNI bekerja sama dengan detikcom, Rabu (28/10/2020).

Daniel menambahkan olahraga juga akan mendisiplinkan pola makan serta pola tidur. Sebab, aktivitas fisik secara teratur akan membuat tubuh lelah sehingga lebih cepat tidur.

"Olahraga itu akan mempengaruhi jam tidur. Ketika olahraga sudah benar kamu pasti jam 10 atau 11 malam kamu merasa badan capek dan itu akan membuat kamu tidur dengan sendirinya," jelas Daniel.

Dokter sekaligus influencer dr. Clarine Hayes menimpali, olahraga merupakan sarana yang baik untuk menjaga kesehatan mental. Dengan berolahraga pikiran menjadi lebih bahagia. Ia mengingatkan mencari kesenangan lewat olahraga lebih baik ketimbang dugem atau minum-minuman beralkohol karena olahraga memiliki manfaat jangka panjang.

"Basicly ketika dugem you're looking for fun, kenapa nggak mendapatkan (kesenangan) dengan cara yang lebih baik which is olahraga. Sebagai contoh kita minum alkohol memang ada batas kadar aman tapi kalau terus menerus akan berpengaruh ke liver kita. (Efeknya) memang tidak dirasakan saat muda tapi ketika sudah berusia (lebih tua) baru terasa," pesan dr. Carline.

Sebagai informasi, Konferensi Generasi #GaPakeNanti diselenggarakan untuk memperingati hari sumpah pemuda. Para pemuda diajak untuk mencapai hal-hal yang lebih baik bersama #BNIGaPakeNanti.



Simak Video "Beraksi 'Bunny Hop' dan 'Fakie' dengan Freestyle Scooter! "
[Gambas:Video 20detik]
(prf/up)