Jumat, 30 Okt 2020 14:36 WIB

Heboh Seruan Boikot Barang Prancis, Segini Produk Kesehatan RI dari Prancis

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Pengendara melintas di atas poster berwajah presiden Prancis Emmanuel Macron yang ditempel di simpang Jalan Kauman, Yogyakarta, Rabu (28/10/2020). Pemasangan poster bergambar wajah Presiden Prancis tersebut sebagai bentuk protes dan kecaman terhadap pernyataan yang dilontarkan oleh Emmanuel Macron yang dianggap menghina umat muslim. Foto: PIUS ERLANGGA
Jakarta -

Beberapa produk Prancis kini ramai diboikot sejumlah negara. Hal ini menjadi sikap sejumlah negara muslim terhadap Presiden Prancis lantaran membiarkan karikatur Nabi Muhammad tetap dipublikasi.

Salah satu yang mengecam hal tersebut adalah Presiden Turki. Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan mendesak orang-orang untuk tak lagi membeli barang-barang dengan label Prancis.

"Jangan pernah menghargai barang-barang berlabel Prancis, jangan membelinya," kata Erdogan dalam pidato yang disiarkan televisi di Ankara.

Dikutip dari CNBC, beberapa supermarket di Kuwait sudah mulai mengeluarkan semua produk Prancis dari rak. Hal ini disebut sebagai aksi protes.

Indonesia jadi salah salah satu negara yang mengecam kartun Nabi Muhammad. Pemerintah RI mengecam pernyataan Presiden Perancis Emmanuel Macron yang menghina Islam. Pernyataan Macron itu dianggap melukai perasaan 2 miliar muslim di seluruh dunia.

"Indonesia mengecam pernyataan Presiden Perancis yang menghina agama Islam. Pernyataan tersebut telah melukai perasaan lebih dari 2 Milyar orang muslim di seluruh dunia dan telah memecah persatuan antar umat beragama di dunia," demikian pernyataan RI, seperti dikutip dari situs resmi Kemlu RI, Jumat (30/10/2020).

Apa saja produk kesehatan yang diimpor dari Prancis ke RI?

Rata-rata Indonesia mengimpor berbagai produk medis dari Prancis. Tercatat ada produk kesehatan dan farmasi sebanyak 681.044 kg, nilainya US$ 33,9 juta.

Selain produk kesehatan berikut beberapa produk yang diimpor dari Prancis.

- Senjata dan peluru 282,029 Kg, senilai USD 71,9 juta
- Pulp and waste paper 111,8 juta kg, senilai USD 45,9 juta
- Mesin dan motor termasuk suku cadang 699.281 kg senilai USD 436 juta
- Kedelai 120.743 kg nilainya USD 73.370
- Mentega 286.790 kg nilainya USD 238 juta.



Simak Video "20Detik+ bersama Herbalice: Warga Keluhkan Listrik Mati Hingga Cerita Nekat Rojali"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)