Minggu, 01 Nov 2020 06:09 WIB

Istri Kedua Sebut Sean Connery Mengidap Demensia

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
31st August 1962:  Scottish actor Sean Connery, the new face of superspy James Bond, relaxes in his basement flat in Londons NW8.  (Photo by Chris Ware/Keystone Features/Getty Images) Istri kedua menyebut Sean Connery mengidap demesia atau pikun (Foto: Chris Ware/Keystone Features/Getty Images)
Jakarta -

Aktor legendaris 'James Bond 007' Sean Connery meninggal di usia 90 tahun di Bahama. Istri keduanya, Micheline, mengungkap pria kelahiran Skotlandia tersebut mengidap demensia atau pikun.

"Dia mengidap demensia dan ini membuatnya menderita. Keinginan terakhirnya adalah berlalu tanpa keributan," kata Micheline yang menikahi Sean di tahun 1970-an, dikutip dari Dailymail.

Demensia (dementia) atau pikun merupakan sekelompok gejala yang mempengaruhi daya ingat, daya pikir, dan kemampuan sosial. Penyakit Alzheimer merupakan salah satu jenis demensia yang banyak dikenal.

Dikutip dari Mayo Clinic, ada berbagai gejala yang menyertai demensia. Namun yang paling umum antara lain:

Perubahan kognitif:

  • Hilang ingatan, biasanya disadari oleh orang terdekat
  • Sulit menemukan kata yang sesuai saat berkomunikasi
  • Sering nyasar saat berkendara
  • Sulit mengerjakan hal-hal rumit
  • Sulit merencanakan sesuatu atau menyusunnya
  • Sulit mengendalikan koordinasi gerak
  • Bingung dan disorientasi.

Perubahan psikologis:

  • Perilaku berubah
  • Depresi
  • Gelisah
  • Perilaku tidak semestinya
  • Paranoia atau ketakutan berlebih
  • Agitasi atau mudah marah
  • Halusinasi.

Ini bukan kali pertama Sean Connery dikaitkan dengan kepikunan. Pada 2013, rumor menyebut sang aktor mengidap Penyakit Alzheimer, meski muncul bantahan tidak lama kemudian.



Simak Video "Imunitas Tiap Orang Berbeda, Perhatikan Faktor yang Memengaruhinya"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)