Minggu, 01 Nov 2020 17:31 WIB

Jakarta Mati Lampu dan Internet Terganggu, Ini 4 Cara Meredam Emosi

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Rude female leader yelling at her coworker through megaphone. Ilustrasi emosi. (Foto: iStock)
Jakarta -

Siang ini sejumlah daerah di Jakarta, Depok, dan Bekasi mati lampu. Jaringan telekomunikasi pun dikabarkan mengalami gangguan.

Kejadian mati lampu ini pun dikeluhkan oleh para netizen. Bahkan cuitan mati lampu menjadi trending di Twitter. Ada lebih dari 26 ribu netizen yang menggunakan tagar tersebut.

"Udah ujan, mati lampu, sinyal data gajelas, batre sekarat. Lengkap udah penderitaan gue hari ini," cuit @s**p**au*l.

"Ni internet gue keganggu apa gara gara jkt mati lampu?? Wkwkwk," cuit @ku**k*n*u.

Meski mati lampu bisa memicu emosi, tetapi sebaiknya hindari emosi yang berlebihan. Pasalnya, emosi yang berlebihan dapat merusak mood dan membuatmu menjadi tidak bersemangat.

Agar hari-harimu tetap ceria dan bersemangat, berikut 4 cara meredam emosi yang perlu kamu coba.

1. Mencoba diam

Diam adalah salah satu bentuk cara pengendalian emosi. Saat marah umumnya orang akan cenderung mengeluarkan kata-kata yang lepas kontrol, seperti berkata kasar dan sebagainya.

Hal tersebut dapat memperparah keadaan karena emosi jadi lebih meledak. Maka dari itu, sebaiknya kamu mencoba untuk diam dan memberikan waktu sejenak untuk mengatasi emosi pada diri sendiri.

2. Mencoba berpikir positif

Kamu bisa berpikir atau mengambil hal positif dari permasalahan ini untuk menghalau emosi buruk yang akan muncul. Misalnya, pada saat mati lampu kamu merehatkan diri dari media sosial dan berbincang dengan keluarga atau teman.

3. Mencoba tenangkan diri

Saat emosi datang, cobalah untuk berpikir tenang agar dapat berpikir secara logis, sehingga kamu bisa bisa mencari solusi yang tepat untuk mengatasi masalah yang ada.

Caranya bisa berupa menarik napas dalam-dalam dan hembuskan perlahan untuk menurunkan emosi dan membuat pikiran menjadi lebih rileks.

4. Mencoba untuk tersenyum

Meski tersenyum saat emosi terasa janggal, namun otak akan merespons dan menyesuaikan emosi. Cara ini pun bisa kamu lakukan untuk mengendalikan emosi pada anak agar tidak terjadi tindakan yang berlebihan.



Simak Video "Menelisik Ramainya Isu Bullying yang Dilakukan Selebriti Korsel"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)