Selasa, 03 Nov 2020 10:27 WIB

161 Dokter Gugur karena COVID-19, IDI Waspadai Lonjakan Selepas Libur Panjang

Ayunda Septiani - detikHealth
Hand holding black ribbon on black background mourning awareness sign Sudah 161 dokter meninggal akibat terinfeksi virus Corona. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Virus Corona COVID-19 masih terus mewabah di Indonesia. Jumlah orang yang terinfeksi COVID-19 pun terus meningkat setiap harinya. Begitupun para dokter yang merawat pasien Corona juga sudah banyak yang terinfeksi dan meninggal

Survey tim mitigasi Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengatakan ada 161 dokter yang wafat akibat terinfeksi COVID-19, data tersebut dihimpun dari bulan Maret hingga Oktober.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT, mengatakan aktivitas masyarakat khususnya pada libur akhir pekan (long weekend) yang padat dan sebagian besar mengabaikan protokol kesehatan, akan berpotensi memicu lonjakan kasus COVID yang akan terlihat dalam kurun waktu sekurang-kurangnya 2 (dua) minggu mendatang.

"Pada libur akhir pekan panjang seperti sebelumnya pada periode bulan Mei terjadi lonjakan kasus 41 persen dan bulan Agustus sebesar 21 persen dengan peningkatan rata-rata tes perorangan sepekan sebesar 20 persen," jelas dr Adib, dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (3/11/2020).

Selain itu, dr Adib mengatakan bahwa perlu diwaspadai terutama adalah OTG (Orang Tanpa Gejala) yang berpotensi menularkan pada orang lain tanpa disadari.

Berikut total 161 dokter yang wafat akibat terinfeksi COVID-19, yang terdiri dari:

  • 9 dokter gigi
  • 82 dokter umum (4 guru besar)
  • 68 dokter spesialis (6 guru besar)
  • 2 residen.

Sementara itu, data sebaran dokter meninggal akibat COVID-19 di berbagai provinsi adalah sebagai berikut:

  • Jawa Timur: 33 dokter
  • Sumatera Utara: 23 dokter
  • DKI Jakarta: 24 dokter
  • Jawa Barat: 12 dokter
  • Jawa Tengah: 10 dokter
  • Sulawesi Selatan; 7 dokter
  • Banten: 6 dokter
  • Bali: 5 dokter
  • Kalimantan Selatan: 4 dokter
  • DI Aceh: 4 dokter
  • Riau: 4 dokter
  • Kalimantan Timur: 4 dokter
  • Sumatera Selatan: 3 dokter
  • Kepulauan Riau: 2 dokter
  • DI Yogyakarta: 2 dokter
  • Nusa Tenggara Barat: 2 dokter
  • Sulawesi Utara: 2 dokter
  • Papua Barat: 1 dokter
  • Sumatera Barat: 1 dokter
  • Bengkulu: 1 dokter
  • Menunggu verifikasi: 2 dokter.


Simak Video "IDI: Long Weekend-Kerumunan Berimbas ke Peningkatan Kematian Dokter"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)