ADVERTISEMENT

Selasa, 03 Nov 2020 10:54 WIB

Terungkap, Ini Sebabnya Jumlah Tes COVID-19 Turun Tajam Saat Libur Panjang

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Upaya mengatasi penyebaran virus Corona terus dilakukan di berbagai wilayah di Indonesia. Sejumlah bantuan pun diberikan guna mempercepat penanganan COVID-19. Foto: Grandyos Zafna
Jakarta -

Jumlah testing COVID-19 turun selama periode libur panjang dan cuti bersama pada 28 Oktober-1 November lalu. Kementerian Kesehatan menyebut penurunan ini diakibatkan keterlambatan pelaporan dari daerah.

Staf Khusus Menteri Kesehatan RI Bidang Pembangunan dan Pembiayaan Kesehatan Kementerian Kesehatan Alexander Kaliaga Ginting Suka, SpP juga membenarkan ada sejumlah lab yang belum melaporkan jumlah pemeriksaan.

"Kita masih menduga ada beberapa spesimen yang tertunda pemeriksaannya karena ada cut off jam 12 sehingga akibat liburan panjang ini nampaknya ada yang tertunda laporannya," kata Alexander.

"Jadi bukan berarti sampelnya tidak diambil atau tidak dikirim tapi laporannya yang tertunda," sambungnya.

Berdasarkan data yang dihimpin Satgas Penanganan COVID-19, terlihat angka pemeriksaan spesimen menurun di periode libur panjang dan cuti bersama.

Di 28 Oktober jumlah pemeriksaan spesimen masih tergolong tinggi yaitu 40.572. Namun angkanya terus menurun menjadi 34.317 pada 29 Oktober.

Berikut riwayat pemeriksaan spesimen 28 Oktober-1 November

  • 28 Oktober: 40.572 spesimen
  • 29 Oktober: 34.317 spesimen
  • 30 Oktober: 24.854 spesimen
  • 31 Oktober: 29.001 spesimen
  • 1 November: 23.208 spesimen


Simak Video "Studi AS Ungkap Covid-19 Memperparah Kerusakan Otak Jangka Panjang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT