Selasa, 03 Nov 2020 16:27 WIB

Kapan Vaksin Corona di Indonesia Ada? Ini Bocorannya

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Female doctor holding a syringe Vaksin Corona (Foto: thinkstock)
Jakarta -

Kapan vaksin Corona di Indonesia ada tampaknya masih menjadi tanda tanya besar. Sempat disebut-sebut mulai disuntikkan bulan November, namun sepertinya masih harus menunggu lebih lama.

Peneliti Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (FK Unpad), Prof Kusnandi Rusmil, yang melakukan uji klinis fase III vaksin COVID-19 Sinovac mengungkap hal itu dalam konferensi pers Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Selasa (3/11/2020).

"Semua orang sudah beli vaksinnya, walaupun vaksinnya belum ada. Nanti Biofarma baru mau bikin," kata Prof Kusnandi.

Menurut Prof Kusnandi, rencana program imunisasi kemungkinan masih butuh waktu lebih lama. Kecuali jika vaksinnya didatangkan dari luar negeri.

"Paling cepat juga akhir tahun. Bulan apa, kita nggak tahu," tegas Prof Kusnandi.

"Beli dari luar juga belum ada yang jadi fase III," lanjutnya.

Prof Kusnandi berpesan untuk saat ini sebaiknya tidak terlalu mengharapkan vaksin. Pencegahan COVID-19 lebih dianjurkan dengan cara yang selama ini diterapkan, yakni cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, dan selalu pakai masker.

Hingga saat ini, uji klinis fase III vaksin COVID-19 buatan Sinovac bekerja sama dengan Biofarma telah memasuki tahap akhir. Dilaporkan sudah ada 1.620 relawan yang mendapat suntikan pertama dan 1.590-an relawan mendapat suntikan kedua. Sebanyak 17 relawan drop out, namun dipastikan bukan karena efek vaksin.

"Yang drop out ada 17 orang. Tujuh karena pindah kerja, yang delapannya karena sakit yang bukan disebabkan oleh imunisasi," kata Prof Kusnandi.



Simak Video "Indonesia Kantongi Lebih dari 141 Juta Dosis Vaksin COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(up/kna)