Selasa, 03 Nov 2020 20:45 WIB

Ciri-ciri Virus Lengkap dengan Pengertiannya

Puti Yasmin - detikHealth
Ilustrasi virus Corona Foto: Foto: Dok. NIAID (National Institute of Allergy and Infectious Diseases/Ciri-ciri Virus Lengkap dengan Pengertiannya
Jakarta -

Virus tengah menjadi bahan pembicaraan masyarakat karena merenggut banyak nyawa. Salah satu virus yang saat ini paling dikenal adalah virus Corona. Lantas, seperti apa ciri-ciri virus?

Virus sendiri pertama kali ditemukan oleh Adolf Mayer di tahun 1887. Kala itu, ia melihat penyakit bercak kuning pada daun tembakau dan menular ketika dioleskan ke tanaman yang sehat.

Akhirnya, virus diteliti lebih lanjut oleh ilmuwan Rusia bernama Dimitri Ivanovski di tahun 1892. Lalu hasil penelitian dikembangkan lagi oleh M Beijerinck di tahun 1899 untuk mengetahui penyebab penyakit bercak kuning pada tanaman.

Diketahui, penyebab penyakit berhasil diisolasi dan dikristalkan. Akhirnya, peneliti menemukan penyebabnya adalah virus yang akhirnya diberi nama Tobacco Mozaik Virus (TMV).

Berikut ciri-ciri virus lengkap dan pengertiannya:

1. Pengertian Virus

Virus adalah organisme yang berukuran sangat kecil dan memiliki molekul asam nukleat, DNA atau RNA yang terbungkus dalam lapisan pelindung protein (kapsid). Jaringan tersebut diketahui dapat membawa informasi genetik dan mengadakan replikasi sehingga menular.

Setelah virus memasuki sel atau jaringan tubuh makhluk hidup, proses pergerakannya akan mengganggu metabolisme atau bahkan merusak sel atau jaringan sehingga menyebabkan suatu penyakit.

2. Ciri-ciri Virus

Dikutip dari buku 'Mudah dan Aktif Belajar Biologi' terbitan PT Setia Purna, virus pada dasarnya memiliki ciri-ciri seperti makhluk hidup karena dapat memperbanyak diri. Namun, virus juga disebut makhluk tidak hidup karena tidak memiliki organel-organel seperti sel hidup.

Menurut ahli biologi asal Amerika Serikat, Neil A. Campbell berikut ciri-ciri virus:

-Hanya dapat hidup dan memperbanyak diri di dalam sel hidup organisme lain
-Memerlukan asam nukleat untuk bereproduksi
-Virus dibentuk oleh sebuah partikel yang disebut virion yang mengandung DNA atau RNA saja
-Dapat dikristalkan tetapi virus masih memiliki patogen apabila diinfeksi ke organisme hidup
-Bersifat aseluler (tidak memiliki sel) dan tidak memiliki organel-organel sel.

Sementara itu, menurut Brum (1994) virus berukuran sangat kecil. Bahkan, lebih kecil daripada bakteri. Diperkirakan ukuran virus berkisar 20 nm-300 nm (1 nm = 1 x 10-9 m).

3. Struktur Virus

Ada berbagai jenis virus, antara lain berbentuk T dikenal sebagai bakteriofage atau fage. Jenis ini juga dikenal sebagai inang bakteri Escherichiacoli. Ada juga bentuk kumparan dalam TMV dan bulat untuk HIV.

Adapun, struktur virus terdiri dari

-Pembungkus atau selubung (kapsid) yang tersusun oleh protein. Fungsi kapsid sendiri untuk melindungi materi inti yang berupa asam nukleat.
-Bahan inti yang terdiri dari asam nukleat, DNA, atau RNA saja. Asam Nukleat sendiri berfungsi untuk mengendalikan aktivitas replikasi.
-Kepala yang tersusun dari nukleokapsid dan berbentuk polihedral (segi banyak), yakni di sebelah dalam terdapat asam nukleat dan di luar tersusun atas kapsid.
-Beberapa virus memiliki bagian lain, seperti selubung virus (envelope) atau membran yang menyelubungi kapsid yang berasal dari membran sel inang. Fungsinya untuk membantu infeksi sel inang dan membawa beberapa molekul enzim.

Jangan lupa pelajari ciri-ciri virus dengan lengkap ya!



Simak Video "CDC China: Peningkatan Kasus Corona Tak Hanya Gegara Mutasi Virus"
[Gambas:Video 20detik]
(pay/pal)