Rabu, 04 Nov 2020 06:16 WIB

5 Penyebab Beser pada Wanita dan Cara Mengatasinya

Kanya Anindita - detikHealth
Cropped image of beautiful young woman sitting on toilet. Her panties is hanging on her legs Keluhan beser sering dialami wanita (Foto: istock)
Jakarta -

Keinginan untuk kencing terus menerus alias beser kerap terjadi, khususnya pada wanita. Kandung kemih seolah-olah mengontrol aktifitas kita daripada sebaliknya sehingga seringkali kita harus bolak-balik ke kamar mandi.

Jadwal buang air kecil yang normal adalah 6-8 kali selama 24 jam. Jika lebih dari jam yang dimaksud berarti sudah dikatakan tidak normal. Meskipun begitu, terlalu sering kencing berbeda dengan inkontinensia dimana buang air kecil secara tidak sengaja (spontan).

Terlalu sering kencing dapat mengganggu aktivitas serta meningkatkan stres jika kita tidak tahu penyebabnya. Kebiasaan buang air kecil terus menerus dapat terjadi karena berbagai alasan.

Dikutip dari Insider, berikut beberapa penyebab paling umum beserta cara mengatasinya:

1. Terlalu banyak cairan

Minum yang terlalu banyak dapat menjadi salah satu penyebab sering kencing. Jika kita terus menerus menghidrasi, tubuh akan mengeluarkan lebih banyak cairan. Kebutuhan hidrasi berbeda-beda tergantung pada tingkat aktivitas dan lingkungan. Atur kebutuhan cairan, tapi yang tak kalah penting adalah pastikan tubuh tidak kekurangan cairan.

2. Konsumsi kafein berlebihan

Mengonsumsi teh dan kopi berlebihan dapat membuat kita lebih sering bolak-balik kamar mandi. Selain kafein, pemanis buatan dan makanan yang mengandung asam juga berpotensi menyebabkan hal yang sama.

3. Infeksi saluran kemih

Hal ini dapat terjadi apabila munculnya bakteri yang menginfeksi bagian sistem kemih termasuk kandung kemih, uretra, dan ginjal. Selain seringnya buang air kecil, tanda -tanda lain adalah warna urin yang berubah, terasa panas saat kencing, dan bagian punggung terasa nyeri.

4. Vaginitis

Penyakit ini menyebabkan vagina atau vulva terasa sakit. Tanda-tanda wanita tekena vaginitis adalah seringnya buang air kecil, merasa gatal saat kencing, keputihan dengan cairan lebih kental berwarna abu-abu atau hijau kekuningan dan berbau amis.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "83 Persen Tenaga Medis di DKI Jakarta Alami Burnout"
[Gambas:Video 20detik]