Rabu, 04 Nov 2020 11:15 WIB

5 Fakta Pembekuan Darah yang Dialami Maradona

Ayunda Septiani - detikHealth
ANAHEIM, CALIFORNIA - AUGUST 24: Chris Pratt of Onward took part today in the Walt Disney Studios presentation at Disney’s D23 EXPO 2019 in Anaheim, Calif.  Onward will be released in U.S. theaters on March 6, 2020. (Photo by Alberto E. Rodriguez/Getty Images for Disney) Foto: Getty Images
Jakarta -

Legenda sepak bola Argentina, Diego Maradona, dikabarkan dilarikan ke rumah sakit dan akan menjalani operasi dalam waktu dekat.

Disebutkan, Maradona mengalami pembekuan darah di otak, yang mengharuskan Maradona segera dioperasi.

Dikutip dari berbagai sumber, berikut sederet fakta pembekuan darah di otak yang dialami Maradona.


1. Dilarikan ke rumah sakit

Menurut laporan ESPN Argentina, Maradona dilarikan ke rumah sakit di La Plata. Kabarnya, pahlawan Argentina di Piala Dunia 1986 itu sampai dirawat.

Namun, Maradona diklaim tidak mengalami masalah serius. Disebutkan juga, Maradona masuk rumah sakit tidak terkait COVID-19.

2. Mengalami pembekuan darah

Diego Maradona harus menjalani operasi. Hasil pemindaian menemukan adanya gumpalan darah di otak legenda sepakbola Argentina itu.

Maradona di operasi di klinik Olivos, Ipensa Sanatorium di La Plata, Argentina, Selasa (3/11/2020) waktu setempat. Tindakan tersebut diambil setelah hasil CT scan menemukan adanya hematoma subdural.

Hematoma subdural adalah kumpulan darah di permukaan otak, tepatnya di antara dua lapisan pelindung otak, yakni duramater dan arachnoid. Penyebab gumpalan darah biasanya muncul akibat benturan atau pukulan keras di kepala.

3. Akan dioperasi

Diego Maradona rencananya akan menjalani operasi subdural hematoma pada Selasa (3/11/2020) waktu setempat atau paling lama Rabu (4/11/2020).

Sudah dikonfirmasi langsung oleh dokter pribadi Maradona, Leopoldo Luque, menyebut Maradona saat ini dalam kondisi baik dan sudah setuju untuk melakukan operasi.

"Kami akan segera melakukan operasi. Maradona sadar dan mengerti bagaimana kondisinya," kata Luque dikutip dari situs Marca.

"Maradona juga sudah setuju melakukan operasi setelah kami memberi penjelasan," ucap Luque menambahkan. "Ini adalah operasi rutin," tutur Luque.

4. Dioperasi dalam kondisi sehat

Diego Maradona sebetulnya dalam kondisi terlihat sehat saat pertama masuk rumah sakit. Hal itu diutarakan oleh Dokter Federasi Sepakbola Argentina (AFA), Donato Villani.

"Saya melihatnya di klinik dan dia baik-baik saja. Ini adalah operasi berkelanjutan dan seharusnya tidak ada masalah. Ini adalah hematoma, yang harus dikeringkan dan dibuang untuk mencegah pertumbuhannya agar tidak merusak otak," kata Villani.

Sebelumnya, Maradona memang memiliki beberapa masalah kesehatan. Klik halaman selanjutnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2