Kamis, 05 Nov 2020 12:30 WIB

Pilu, Tiga Anggota Keluarga Meninggal karena COVID-19 dalam 5 Hari

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Folder of Coronavirus covid19 2019 nCoV outbreak Kisah pilu, tiga anggota keluarga meninggal dalam 5 hari karena COVID-19. (Foto: Getty Images/iStockphoto/oonal)
Jakarta -

Kisah pilu datang dari sebuah keluarga di Wales, Inggris. Tiga orang anggota keluarga mereka meninggal karena COVID-19 hanya dalam hitungan 5 hari.

Bermula dari sang ibu yang tertular COVID-19 dan meninggal pada Kamis lalu. Adalah Glady Lewis berusia 74 tahun yang tinggal di Wales, Inggris.

Sehari setelah sang ibu meninggal, nasib malang juga menimpa anaknya yang berusia 44 tahun. Pria bernama Dean yang memiliki tiga anak ini juga meninggal dunia usai tertular COVID-19.

Kabar duka tak berhenti di situ, saudara Dean juga dinyatakan tertular COVID-19 dan meninggal di hari Senin, tepatnya 3 hari setelah kabar Dean meninggal. Kabar duka kehilangan tiga anggota keluarga sekaligus dalam 5 hari lantas menyita banyak perhatian publik.

Tak sedikit yang akhirnya ikut memberikan dukungan bahkan sumbangan atas duka yang dialami keluarga mendiang Gladys untuk membantu biaya pemakaman. Putri Gladys, Debbie berusia 41 tahun sangat terpukul karena sang kakak, Darren, juga tengah berjuang melawan COVID-19 di ICU.

"Sebagai salah satu teman Debbie, tidak diragukan lagi bahwa mereka membutuhkan bantuan, secara finansial dan emosional dari komunitas kami," ujar komunitas yang menyumbangkan dana.

Istri Dean, Claire Lewis, 44 tahun, yang kehilangan suami karena COVID-19 mengaku cukup 'terhibur' atas ratusan pesan belasungkawa dari para rekan dan seluruh orang yang bahkan tak ia kenali.

"Sebagai sebuah keluarga, kami sangat berterima kasih kepada setiap orang yang telah menawarkan bantuan kepada kami dengan cara apa pun dan mendapatkan penghiburan dari ratusan pesan belasungkawa yang kami semua terima," ucapnya.

Ahli dari Inggris meminta agar semua orang tetap menganggap serius dari pandemi Corona. Kejadian ini menurutnya menjadi salah satu bukti penularan COVID-19 bisa begitu cepat dan berakhir fatal.

"Ini berdampak buruk pada keluarga dan saya berharap orang-orang akan menangani pandemi ini dengan serius," ujar Dr David Miller dari Pusat Medis Forest View, Treorchy, Inggris.



Simak Video "Hati-hati dengan Badai Sitokin "
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)