Jumat, 06 Nov 2020 09:02 WIB

Rossi Negatif COVID-19, Berpeluang Ikut Balapan

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
BARCELONA, SPAIN - SEPTEMBER 26: Valentino Rossi of Italy and Monster Energy Yamaha MotoGP Team speaks during the Valentino Rossi and Lin Jarvis: an exceptional press conference during qualifying for the MotoGP of Catalunya at Circuit de Barcelona-Catalunya on September 26, 2020 in Barcelona, Spain. (Photo by Mirco Lazzari gp/Getty Images) Valentino Rossi negatif Corona. (Foto: Getty Images/Mirco Lazzari gp)
Jakarta -

Pembalap Valentino Rossi dinyatakan negatif COVID-19. Tim Rossi mengatakan hasil tes ini membuatnya bisa mengakhiri masa isolasi dan diizinkan melakukan perjalanan.

Dikutip dari Reuters, pembalap MotoGP ini bertolak ke Spanyol untuk bertanding di ajang Grand Prix Eropa di Valencia akhir pekan ini.

"Rossi akan memanfaatkan kesempatan ini untuk terbang ke Valencia malam ini. Besok dia akan melakukan tes PCR kedua dan jika hasilnya negatif lagi, dia akan bisa bersatu kembali dengan tim Yamaha MotoGP dan mengikuti MotoGP Eropa akhir pekan ini," tulis pernyataan Yamaha.

Rossi dinyatakan sembuh dari COVID-19 setelah lebih dari tiga pekan diisolasi. Sebelumnya, pada Selasa (3/11), Rossi masih dinyatakan positif. Namun ia mencoba lagi pada keesokan harinya dan pada Kamis (5/11).

"Untungnya saya masih memiliki dua peluang lagi untuk kembali ke trek pada hari Jumat atau Sabtu," tutur The Doctor.

Pembalab yang dijuluki The Doctor ini mengakui bahwa infeksi COVID-19 cukup merepotkan. Sebab meski ia sudah mengikuti anjuran dokter, dirinya tetap saja dinyatakan positif.

Virus ini sangat rumit dan serius. Saya merasa tidak enak selama dua hari, kemudian dalam beberapa hari saya kembali fit sepenuhnya, mencapai 100%," kata Rossi, dilansir di situs resmi MotoGP beberapa waktu lalu.

"Saya mengisolasi diri sendiri di rumah sepanjang waktu. Saya juga mengikuti nasihat medis dengan cermat. Ini sangat menyedihkan dan situasi yang sulit, tapi begitulah adanya," pungkasnya.



Simak Video "Jepang Minta Penyelidikan Tambahan soal Asal Virus Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)