Sabtu, 07 Nov 2020 05:30 WIB

Round Up

Petinggi WHO Sarankan Dunia Belajar COVID-19 dari 3 Negara Termasuk RI

Tim detikHealth - detikHealth
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengundang Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto untuk berbagi pengalaman penanganan pandemi COVID-19. Khususnya terkait pelaksanaan IAR (Intra Action Review) COVID-19 nasional.

Direktur Jenderal WHO Dr Tedros Adhanom Ghebreyesus menyebut pelaksanaan IAR COVID-19 penting untuk memperkuat strategi pandemi Corona. Menurutnya, melalui IAR nanti bisa terlihat apa yang salah dalam penanganan pandemi dan apa yang dinilai sudah baik.

"Kajian analisis (IAR) semacam ini adalah apa yang diminta dunia selama World Health Assembly bulan Mei, tinjauan interaksi menggunakan pendekatan multi-sektor masyarakat secara keseluruhan, mengakui pemangku kepentingan dalam tanggapan kesiapsiagaan di tingkat nasional dan sub-nasional," jelas Tedros dalam konferensi pers virtual WHO, Jumat (6/10/2020).

Tedros mengatakan tidak ada kata terlambat untuk menangani pandemi Corona. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk meningkatkan strategi penanganan wabah COVID-19.

"Ada harapan dan sekarang saatnya untuk menggandakan upaya penanggulangan virus, di manapun negara dalam hal penanganan wabah," tegasnya.

"Negara bisa membalikkannya dengan menggerakkan seluruh pemerintahan dan respons semua masyarakat. Tidak ada kata terlambat," lanjut Tedros.

Tedros juga mendorong beberapa negara untuk belajar terkait COVID-19 dari tiga negara termasuk Indonesia. Perwakilan dari ketiga negara tersebut turut menyampaikan laporan IAR dalam konferensi pers tersebut.

"Dengan melakukan review secara real time dan berbagi pelajaran kepada dunia, ketiga negara tersebut (Thailand, Afrika Selatan, Indonesia), telah mencerminkan cetak biru bagaimana negara dapat menekan COVID-19 dan memutus rantai penularan," jelas Tedros.

"Saya mendorong semua negara untuk belajar dari Thailand, Afrika Selatan dan Indonesia untuk bekerja menekan virus ini hari ini. Kita bisa menyelamatkan nyawa dan mengakhiri pandemi ini bersama-sama," kata Tedros.

Apa yang disampaikan Menkes Terawan dalam konferensi pers tersebut? Klik halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2