Selasa, 10 Nov 2020 17:58 WIB

Sudah 168 Dokter Indonesia Gugur karena COVID-19, Ini Rinciannya

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Sejumlah tenaga kesehatan mengenakan alat pelindung diri (APD) saat uji rapid test COVID-19 masal di Kota Pekanbaru, Riau, Kamis (4/6/2020). Kementerian Keuangan menyatakan hingga kini belum mengantongi data tenaga kesehatan (Nakes) dari pemerintah daerah yang menangani COVID-19, sehingga insentif untuk tenaga medis belum bisa dicairkan. ANTARA FOTO/FB Anggoro/nz Sudah 168 dokter dan 114 perawat gugur karena COVID-19. (Foto ilustrasi: ANTARA FOTO/FB Anggoro)
Jakarta -

Korban meninggal akibat infeksi virus Corona masih terus bertambah, termasuk dari kalangan tenaga kesehatan. Hingga kini, Rabu (10/11/2020), total sudah ada 168 dokter dan 114 perawat di Indonesia yang gugur karena COVID-19.

Ketua Tim Mitigasi PB IDI, dr Adib Khumaidi, SpOT, mengatakan dalam situasi pandemi seperti ini para tenaga kesehatan merupakan pahlawan yang tak pernah kenal lelah dan takut untuk menghadapi COVID-19.

"Mereka muncul setiap hari untuk melawan virus Corona, bahkan sering kali dengan membahayakan kesehatan mereka dan keluarga mereka. Bahkan tidak sedikit yang kehilangan nyawa karenanya," kata dr Adib, dalam rilis yang diterima detikcom, Selasa (10/11/2020).

Berikut detail 168 dokter di Indonesia yang wafat akibat terinfeksi COVID-19:

9 dokter gigi

84 dokter umum (4 guru besar)

73 dokter spesialis (6 guru besar)

2 residen

Sementara itu, berikut sebaran 168 dokter di Indonesia yang wafat akibat COVID-19:

Jawa Timur: 36 dokter

DKI Jakarta: 26 dokter

Sumatera Utara: 24 dokter

Jawa Barat: 12 dokter

Jawa Tengah: 11 dokter

Sulawesi Selatan; 7 dokter

Banten: 6 dokter

Bali: 5 dokter

Kalimantan Timur: 5 dokter

Aceh: 5 dokter

Kalimantan Selatan: 4 dokter

Riau: 4 dokter

Sumatera Selatan: 3 dokter

Kepulauan Riau: 3 dokter

DI Yogyakarta: 2 dokter

Nusa Tenggara Barat: 2 dokter

Sulawesi Utara: 2 dokter

Papua Barat: 1 dokter

Sumatera Barat: 1 dokter

Bengkulu: 1 dokter

Menunggu verifikasi: 1 dokter



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)