Minggu, 15 Nov 2020 09:28 WIB

Satgas COVID-19: Jangan Biarkan Jerih Payah 8 Bulan Sirna karena Lengah

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Jemaah memadati acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan akad nikah putri Habib Rizieq Syihab di Petamburan, Sabtu (14/11/2020). Mereka berkerumun tanpa menjaga jarak. Ketidakpatuhan menggunakan masker meningkatkan risiko penularan COVID-19 (Foto: Ari Saputra)
Jakarta -

Satgas penanganan COVID-19 mengingatkan lagi untuk mematuhi protokol kesehatan. Data yang didapat, masih ada beberapa wilayah dengan tingkat kepatuhan yang rendah.

"Jangan biarkan jerih payah kita selama 8 bulan, baik memperllihatkan penurunan tren kasus positif, kematian, serta peningkatakan angka kesembuhan, ini sirna begitu saja karena kelengahan kita," pesan juru bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito.

Monitoring yang dilakukan terhadap perubahan perilaku individu selama 7 hari terakhir menunjukkan masih ditemukan ketidakpatuhan memakai masker di 0,2 persen kabupaten dan kota. Sedangkan untuk jaga jarak, ketidakpatuhan masih ditemukan di 0,8 peren wilayah.

Wiku mengingatkan pemerintah daerah untuk menekan potensi kenaikan laju penularan. Salah satunya dengan menegakkan disiplin dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan yang berlaku.

"Jangan sekali-kali kita melakukan kegiatan yang menimbulkan kerumunan dan penularan COVID-19," pesan Prof Wiku.



Simak Video "Satgas Prihatin, 3 Minggu Berturut-turut Kasus Kesembuhan Turun"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)