Senin, 16 Nov 2020 08:41 WIB

Denda Rp 50 Juta untuk Habib Rizieq, Bisa Beli Berapa Banyak Masker?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Jelang dibuka, Pasar Pramuka disemprot disinfektan oleh petugas Damkar Pemkot Jakarta Timur, Senin (13/07/2020). Pasar ini ditutup selama 3 hari sejak 11-13 Juli 2020. Pasar Pramuka, Jakarta Timur (Foto: Rengga Sancaya)
Jakarta -

Habib Rizieq dikenai denda Rp 50 juta atas kerumunan massa dan pelanggaran protokol COVID-19 dalam rangkaian kegiatan Maulid Nabi dan pernikahan putrinya. Dikatakan, ini adalah denda maksimal dan akan dilipatgandakan jika terjadi pelanggaran berulang.

Denda ini mendapat sorotan dari banyak kalangan, antara lain dari epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Iwan Ariawan. Menurutnya, langkah paling tepat adalah langsung membubarkan kegiatan yang memicu kerumunan.

"Tidak cukup (disanksi denda). Untuk selanjutnya perlu dicegah terjadi kerumunan, seperti tidak memberikan izin berkumpul dan dibubarkan jika mulai ada kerumunan orang," kata Iwan kepada wartawan, Minggu (15/11/2020).

Sorotan soal denda juga mencuat karena dalam acara tersebut, Satgas COVID-19 sempat membagikan 20 ribu masker dan hand sanitizer. Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo telah menegaskan, pembagian tersebut bukan bentuk dukungan melainkan langkah perlindungan bagi warga yang nekat datang.

Benarkah denda Rp 50 juta tidak sebanding dengan harga masker yang dibagikan?

Pantauan detikcom di Pasar Pramuka Jakarta Timur, Senin (16/11/2020), masker bedah 2 lapis saat ini dijual di kisaran harga paling murah Rp 40 ribu per 50 pcs. Ini artinya harga per pcs ada di kisaran Rp 800.

Merk tertentu dijual dengan harga paling mahal Rp 100 ribu per 50 pcs, atau Rp 2.000 per pcs. Jika diambil harga termahal, maka Rp 50 juta bisa dibelanjakan untuk 25 ribu pcs masker.



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)