Selasa, 17 Nov 2020 20:00 WIB

Fakta-fakta Swab Antigen yang Tunjukkan Lurah Petamburan Reaktif COVID-19

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Suasana sekitar kediaman Habib Rizieq saat resepsi pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Syihab. Fakta-fakta swab antigen. (Foto: Arun/detikcom)
Jakarta -

Satu dari sepuluh pejabat yang diundang Polda Metro Jaya terkait acara Habib Rizieq Shihab, Sabtu (14/11/2020), dilaporkan reaktif COVID-19. Pejabat tersebut ialah Lurah Petamburan, Jakarta Pusat, Setiyanto.

"Dari 10 ini kita swab antigen satu orang Lurah dari Petamburan positif atau reaktif," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (17/11/2020).

Dalam laporan tersebut, disebutkan pihak Polda Metro Jaya menggunakan swab antigen untuk menguji apakah sejumlah pejabat itu sedang terinfeksi COVID-19 atau tidak.

Apa itu swab antigen?

Menurut pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo Utomo, swab antigen merupakan salah satu tes untuk mendeteksi SARS-CoV-2, virus penyebab COVID-19, melalui sampel usapan lendir atau swab.

Meski menggunakan swab, tes ini tidak mendeteksi virus secara genetik, sehingga hasilnya dinyatakan sebagai reaktif atau non-reaktif, seperti halnya rapid test antibodi. Tes ini juga belum dipakai sebagai standar diagnostik.

"Kalau rapid test antigen, yang dicari bukan antibodi terhadap virus, tetapi bungkusnya si virus. Kalau PCR itu kan kita mengecek genetiknya virus, tapi kalau antigen yang dicek bukan genetiknya, tapi bungkusnya atau cangkangnya si virus," ucap Ahmad saat dihubungi detikcom, Selasa (17/11/2020).

"Karena si virus itu kan pasti punya cangkang, di dalam cangkang ada materi genetik. Jadi sebetulnya rapid test antigen sama PCR itu mencari orang-orang yang sedang mengalami infeksi aktif," jelasnya.

Bagaimana prosedur dan cara kerja swab antigen?

Sama dengan rapid test, swab antigen juga membutuhkan waktu relatif lebih singkat dibanding RT PCR (reverse-transcriptase polymerase chain reaction). Karenanya, tes ini sering juga disebut rapid swab.

"Lendir yang sudah diswab dimasukkan ke cairan khusus, dikocok, setelah itu diteteskan ke kasetnya, ditunggu 15 menit hingga muncul tanda reaktif atau tidak," jelas Ahmad.

Seberapa akurat swab antigen? Klik halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Cara Mudah Bantu 'Memulihkan' Dunia dari Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]