Jumat, 20 Nov 2020 05:00 WIB

Pfizer-Moderna Klaim 90 Persen Efektif, Bagaimana Vaksin COVID-19 Sinovac?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
baby boy in hospital being circumcised about three weeks old Vaksin COVID-19 (Foto: iStock)
Jakarta -

Sejumlah kandidat vaksin COVID-19, seperti buatan Pfizer, Moderna, dan Gamaleya (sputnik V) telah melaporkan perkembangan uji klinis dengan efektivitas 90 persen lebih. Lantas bagaimana dengan vaksin COVID-19 Sinovac?

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, saat ini vaksin COVID-19 Sinovac sedang menjalani uji klinis tahap 3 di Bandung dan masih perlu melewati berbagai proses untuk mengetahui tingkat efikasi atau kemanjurannya.

"Terkait masalah efikasi, inilah yang masih proses sekarang. Nanti ini juga akan melalui berbagai rangkaian tes kepada subjek tersebut dan kami belum bisa menyampaikan hasilnya, karena ini masih dalam proses," kata Honesti dalam konferensi pers di YouTube BPOM, Kamis (19/11/2020).

Meski begitu, Honesti berharap, pada minggu pertama Januari 2021 hasil data interim uji klinis tahap 3 vaksin COVID-19 Sinovac dapat selesai dan dilaporkan ke BPOM, sehingga nantinya bisa mendapatkan izin emergency use of authorization (EUA) atau penggunaan darurat.

"Mungkin nanti sekitar bulan Januari di minggu pertama dalam interim report yang akan kami laporkan ke BPOM, kita akan bisa mengetahui hasilnya," harapnya.

Dalam perkembangan terakhirnya, Honesty melaporkan, saat ini sudah ada 1.602 relawan yang mendapatkan suntikan vaksin COVID-19 Sinovac di Bandung. "Dan 1.523 orang yang saat ini sedang dalam proses monitoring, ini akan memakan waktu sekitar lebih kurang 6 bulan," ujarnya.

Berapa tingkat efikasi minimum untuk mendapat EUA?

Kepala BPOM Penny K Lukito mengatakan, dalam kesepakatan bersama dengan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan berbagai otoritas pengawas obat lainnya, minimum efikasi untuk pemberian izin EUA vaksin COVID-19 adalah 50 persen.

"Jadi ada 50 persen saja itu sudah bisa dianggap efikasinya baik dalam masa pandemi ini. Umumnya itu 70 persen, ini 50 persen. Jadi, memang ada kemudahan untuk masa pandemi ini," jelas Penny dalam kesempatan yang sama.



Simak Video "Sederet Fakta Vaksin COVID-19 Pfizer yang Uji Klinisnya Sudah Rampung"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)