Sabtu, 21 Nov 2020 18:00 WIB

Vaksin COVID-19 Pfizer Bakal Segera Berizin, Ini Kelompok Pertama Penerimanya

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Covid-19: Apakah mungkin akan ada lebih dari satu vaksin virus corona? Ilustrasi vaksinasi COVID-19. (Foto: BBC Magazine)
Jakarta -

Perusahaan Pfizer dan BioNTech mengajukan emergency use authorization atau izin penggunaan darurat dari Food and Drug Administration (FDA) pada Jumat (20/11) untuk kandidat vaksin COVID-19 yang mereka kembangkan.

Jika permohonan tersebut disetujui, vaksin mungkin akan dibatasi dan diluncurkan secara bertahap. Disebutkan petugas kesehatan, lansia, dan orang dengan komorbid atau penyakit bawaan akan menjadi penerima pertama vaksin tersebut.

Selain itu pekerja esensial, guru, dan orang-orang di tempat penampungan tunawisma dan penjara akan menjadi kelompok penerima berikutnya, diikuti dengan anak-anak dan orang dewasa.

Proses permohonan ini diperkirakan akan memakan waktu beberapa minggu dan pertemuan komite penasihat untuk meninjau vaksin telah dijadwalkan sementara di awal Desember. Diperkirakan beberapa warga Amerika bisa mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 Pfizer-BioNTech dalam rentang waktu sebulan ke depan.

"Pengajuan izin di AS merupakan tonggak penting perjalanan kami untuk mengirimkan vaksin COVID-19 ke seluruh dunia dan kami sekarang telah memiliki gambaran yang lengkap tentang profil kemanjuran dan keamanan vaksin kami, memberi kami keyakinan akan potensinya," kata CEO Pfizer, Dr Albert Bourla, dikutip dari CNBC International.

Pfizer adalah perusahaan pertama dalam pengembangan vaksin Covid-19 yang mengajukan penggunaan darurat dengan FDA. Vaksinnya mengandung materi genetik yang disebut messenger RNA, atau mRNA, yang diharapkan para ilmuwan memprovokasi sistem kekebalan untuk melawan virus.



Simak Video "Bos BioNTech Yakin Vaksin Pfizer Bisa Akhiri Pandemi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/naf)