Selasa, 01 Des 2020 17:05 WIB

Singgung Pejabat Terinfeksi COVID-19, Satgas Ingatkan Siapapun Bisa Kena

Firdaus Anwar - detikHealth
Suasana terkini Balai Kota, Jakarta Pusat, Selasa (1/12). Kantor Gubernur DKI Jakarta terpaksa harus tutup pasca Anies Baswedan positif dinyatakan COVID-19 berdasarkan hasil tes usap yang dilakukan Senin (30/11).  Sementara itu gedung utama Balai Kota yang terpisah dari kantor Gubernur Anies Baswedan tetap buka dengan menerapkan protokol kesehatan Balai Kota DKI Jakarta ditutup sementara karena COVID-19. (Foto: Pradita Utama)
Jakarta -

Ramai kabar pejabat daerah terinfeksi COVID-19, mulai dari menteri sampai walikota. Kabar terbaru yang dilaporkan contohnya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Gubernur Riau Syamsuar.

Juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito, menanggapi dengan mengingatkan agar para pejabat tidak lengah. Virus bisa menyerang siapa saja, tidak memandang status sosial dan ekonomi.

"Ini perlu menjadi perhatian siapapun, terutama juga pejabat publik agar tetap berhati-hati dan menjaga protokol kesehatan. Karena penularan dapat berasal dari siapapun, dari orang-orang terdekat, keluarga, ajudan, pengemudi, dan dari orang lainnya," kata Wiku dalam konferensi pers perkembangan mingguan COVID-19 yang disiarkan kanal Youtube Sekretariat Presiden, Selasa (1/12/2020).

"Untuk itu, tidak terkecuali apakah dia pejabat atau apakah dia anggota masyarakat biasa tetap sekali lagi jangan pernah lengah karena masalah ini tetap berada di sekitar kita," lanjutnya.

Wiku menambahkan agar kepala daerah juga lebih tegas menegakkan disiplin dan sanksi untuk mereka yang tidak mematuhi protokol sesuai dengan aturan.

"Tanpa pandang bulu," pungkas Wiku.



Simak Video "Studi Inggris: Antibodi Bisa Bertahan 6 Bulan Pasca Terinfeksi Corona"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/up)