Selasa, 01 Des 2020 13:22 WIB

Kemenkes Sebut Biaya Perawatan Pasien COVID-19 Mahal, Memangnya Berapa?

Achmad Reyhan Dwianto - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Ilustrasi pasien COVID-19. (Foto: iStock)
Jakarta -

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengungkap mahalnya perawatan pasien COVID-19. Tak tanggung-tanggung, biaya perawatan satu pasien COVID-19 disebut bisa mencapai ratusan juta rupiah.

Staf Ahli Bidang Ekonomi Kesehatan Kemenkes dr H Mohamad Subuh, MPPM, mengatakan mahalnya biaya ini bergantung pada kebutuhan, keinginan, dan permintaan yang diperlukan dalam pengobatan pasien COVID-19 selama masa perawatan.

"Misalnya, biaya 184 (juta), 250 juta, itu apakah cukup? Belum tentu cukup. Ada yang dirawat satu bulan, itu dengan perincian dirawat 2-3 minggu, sementara ada yang (dirawat) sampai 2 bulan. Bisa 2-3 kali lipat," ujar dr Subuh dalam diskusi virtual Forum Merdeka Barat 9 di YouTube, Selasa (1/12/2020).

Jadi berapa biaya yang dibutuhkan untuk perawatan pasien COVID-19?

dr Subuh mengatakan, apabila pasien tersebut tak mengalami gejala COVID-19 dan hanya memerlukan isolasi mandiri, maka biaya perawatannya pun akan menjadi lebih murah. "Tetapi, kalau dia dengan gejala kemudian memerlukan perawatan mungkin lebih mahal," ucapnya.

"Kalau dia memerlukan suatu perawatan khusus ICU, itu satu hari ICU 15 juta. Jadi bayangkan saja 1 hari 15 juta, kalau dia dirawat 7 hari sudah ratusan juta, sepuluh hari sudah 150 juta. Apalagi menggunakan ventilator," kata dr Subuh.

Lebih lanjut, dr Subuh menjelaskan, biaya perawatan ini akan menjadi lebih mahal lagi apabila pasien COVID-19 juga memiliki penyakit penyerta atau komorbid.

"Terus kemudian dia positif, tapi dengan komorbid. Misalnya, sakit jantung, diabetes melitus, kemudian hipertensi atau gangguan paru itu bisa tambah lagi per harinya sekitar rata-rata 2 juta, yang tadinya 15 juta jadi 17 juta," jelasnya.

Meski semua biaya ini ditanggung oleh pemerintah, dr Subuh mengatakan bahwa negara tetap memiliki batasan. "Jadi bagaimana kita mengelola resource yang benar-benar ada ini, kita optimalkan. Tidak terlalu sakit kita nantinya, (apabila) dengan cara-cara upaya pencegahan," tuturnya.



Simak Video "Daftar Vitamin untuk Jaga Imunitas Pasien COVID-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)