Rabu, 02 Des 2020 12:58 WIB

Anies Baswedan Positif COVID-19, Ini Cara Cegah Corona di Perkantoran

Thalitha Yuristiana - detikHealth
Sejumlah pegawai kembali bekerja di kantor usai sebelumnya bekerja dari rumah. Guna cegah virus Corona para pegawai pakai face shield hingga masker saat bekerja Cara cegah Corona di perkantoran. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan positif COVID-19. Ia mengonfirmasi kabar tersebut melalui video singkat di Instagram miliknya.

"Hasil tes PCR dinyatakan bahwa saya positif COVID-19," jelas Anies dalam video tersebut.

Video berdurasi kurang dari 5 menit dari Anies mengingatkan masyarakat agar tetap berhati-hati dan menjaga diri selama pandemi COVID-19. Walaupun Anies positif COVID-19, hal ini tak menghalangi dirinya tetap bekerja.

Sembari melakukan isolasi mandiri, Anies bekerja melalui daring atau virtual sesuai dengan anjuran dan konsultasi dokter. Anies diduga tertular COVID-19 dari Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria karena kerap melakukan kontak dengannya.

Ahmad Riza telah dikonfirmasi positif COVID-19 pada 29 November 2020 lalu. Hubungan kerja antara Anies dan Riza ditengarai menjadi penyebab penularan. Hal ini menyimpulkan bahwa tempat kerja masih jadi tempat yang rawan menjadi tempat penyebaran.

Padahal, Menteri Kesehatan Republik Indonesia telah mengeluarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 328 mengenai perlindungan dan protokol kesehatan masyarakat di tempat kerja selama masa pandemi COVID-19.

Tempat kerja yang dimaksud dalam SK tersebut tak terbatas pada perkantoran dan perindustrian saja. SK tersebut juga mengatur pencegahan penyebaran COVID-19 pada 12 kelompok tempat kerja, seperti pasar, hotel, restoran, tempat ibadah, moda transportasi, salon atau jasa perawatan dan kecantikan, serta tempat-tempat wisata termasuk event atau jasa kreatif.

Dikutip dari HaiBunda, ada cara-cara berikut ini yang dapat mencegah penularan COVID-19 di tempat kerja.

1. Ketika sampai di tempat kerja, lekas segera mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir.
2. Hindari kontak langsung ketika menyentuh barang-barang yang terdapat di tempat kerja. Misalnya, gunakan siku untuk membuka pintu atau menekan tombol lift.
3. Pastikan untuk senantiasa menjaga jarak misalnya tidak berkerumun ketika berapa di dalam lift.
3. Pastikan selalu kebersihan meja atau area kerja dengan disinfektan.
5. Usakan untuk tidak terlalu sering menyentuk peralatan kanton dan senantiasa gunakan hand sanitizer.
6. Menjaga jarak dengan rekan kerja minimal 1 meter.
7. Hindari untuk berjabat tangan.
8. Usahakan aliran udara dan sinar matahari masuk ke ruang kerja.
9. Menggunakan masker ketika beraktivitas

Jika Anda menggunakan terdesak untuk menggunakan ruang yang tertutup untuk keperluan rapat. Maka ada beberapa aspek yang harus diperhatikan, yakni:

1. Jaga jarak
Pastikan ruangan yang digunakan benar-benar dapat menjamin anggota yang ikut rapat dapat menjaga jaga jarak.

2. Pastikan kondisi dan kesehatan
Sebelum melakukan rapat, cek kondisi setiap anggota yang mengikuti rapat. Sebelum memasuki ruangan, wajib untuk cek suhu tubuh, mencuci tangan, dan memakai masker.

3. Tidak makan dan minum
Ketika berada dalam ruangan rapat, hindari penyediaan makanan dan minuman karena kegiatan ini dapat menyebarkan droplet yang mungkin terjadi secara tak sengaja.

4. Sirkulasi udara
Periksa sirkulasi dan ventilasi ruangan seperti pendingin ruangan dan kipas angin bekerja dengan baik.

5. Batas waktu
Berikan batas waktu yang jelas agar rapat tidak berjalan terlalu lama.

6. Pakai masker
Selalu pakai masker dari awal hingga akhir pertemuan.

Jika seseorang teridentifikasi positif COVID-19 akibat tertular di tempat kerja, segera lakukan isolasi mandiri. Berikut ini hal yang harus diperhatikan ketika isolasi mandiri.

TERUSKAN MEMBACA KLIK DI SINI.



Simak Video "Kategori Penyintas yang Rentan Terkena Long Covid"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/naf)