Kamis, 03 Des 2020 07:48 WIB

Zona Merah Corona Naik Hampir 2 Kali Lipat, Tersisa 9 Wilayah RI Tak Terdampak

Sarah Oktaviani Alam - detikHealth
Kampanye bahaya COVID-19 dan ajakan menerapkan protokol kesehatan terus dilakukan lewat karya jalanan seperti mural. Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Jakarta -

Sejak virus Corona pertama dilaporkan masuk ke Indonesia pada awal Maret lalu, sudah banyak wilayah yang terdampak. Bahkan jumlah kasusnya mengalami kenaikan setiap harinya.

Berdasarkan data dari Covid.go.id, sampai saat ini ada 50 kabupaten dan kota yang masih masuk ke zona merah. Jumlah ini ternyata naik dua kali lipat dari sebelumnya, yang hanya mencatat 28 kabupaten dan kota saja.

"Saya sangat kecewa karena pada minggu ini jumlah kabupaten/kota zona merah bertambah hampir dua kali lipat dari minggu sebelumnya. Jumlah daerah yang berada di zona hijau pun semakin menipis," kata juru bicara Satgas Penanganan COVID-19, Prof Wiku Adisasmito dalam konferensi pers yang disiarkan di Sekretariat Presiden, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, tercatat ada 374 kabupaten dan kota di zona oranye atau sedang, 75 kabupaten dan kota di zona kuning atau rendah, dan 6 kabupaten dan kota di zona hijau atau zona tidak adanya kasus baru.

Namun, ternyata masih ada sembilan kabupaten dan kota yang belum terdampak COVID-19 yang diidentifikasi muncul di China pada akhir Desember 2019 ini. Beberapa wilayah tersebut yaitu:

Baca juga: Naik Hampir Dua Kali Lipat, Ini Daftar 50 Zona Merah COVID-19 di Indonesia

1. Papua Barat

- Pegunungan Arfak

2. Papua

- Yahukimo
- Dogiyai
- Deiyai
- Mamberamo Raya
- Nguga
- Puncak
- Intan Jaya

3. Nusa Tenggara Timur

- Sabu Raijua



Simak Video "Virus Corona Mengancam Kerusakan Otak"
[Gambas:Video 20detik]
(sao/up)