Selasa, 08 Des 2020 22:07 WIB

Manfaat Gerakan Sholat, Supaya Nggak Malas dan Tetap Sehat

Rosmha Widiyani, Niken Widya Yunita - detikHealth
Young muslim woman praying in mosque while wearing prayer veil Foto: Dok. iStock/Manfaat Gerakan Sholat, Supaya Nggak Malas dan Tetap Sehat
Jakarta -

Sholat menjadi kewajiban tiap muslim yang dilakukan lima kali sehari sebanyak 17 rakaat. Manfaat gerakan sholat telah diketahui tak hanya dalam bidang spiritual tapi juga fisik tiap muslim.

Fisioterapis senior Ghazal Kamran dalam tulisan berjudul Physical benefits of (Salah) prayer-Strengthen the faith & fitness menjelaskan detail manfaat gerakan sholat. Seorang muslim wajib melakukan sholat meski dalam kondisi duduk atau berbaring.

"Mengetahui manfaat gerakan sholat diharapkan bisa meningkatkan pengetahuan pelatih fitness atau tenaga kesehatan. Gerakan sholat selanjutnya bisa digunakan untuk menyusun metode latihan bagi pasiennya," ujar Kamran dari Rehabilitation and Physical Medicine Institute, Al Ain Hospital, Uni Emirat Arab.

Dalam tulisan yang terbit di Journal of Novel Physiotherapy and Rehabilitation, manfaat gerakan sholat tak hanya berlaku untuk muslim. Tiap orang bisa mengikuti gerakan sholat, yang sering dikatakan mirip yoga, dalam latihan sehari-hari.

Penjelasan manfaat gerakan sholat diawali dengan cara mendirikan sholat. Dalam satu hari jika mengerjakan sholat wajib dan sunah maka ada total 48 rakaat.

A. Gerakan sholat

1. Takbir

Gerakan sholat diawali postur takbir yang dilakukan dengan mengangkat kedua tangan hingga sejajar telinga selama 3-5 detik. Manfaat gerakan sholat dalam postur ini tidak bisa diremehkan.

2. Berdiri (qayyam)

Dalam postur ini tangan diturunkan hingga pinggang dengan posisi bahu yang rileks. Bobot tubuh dibagi rata pada dua telapak kaki mulai depan hingga belakang. Manfaat gerakan sholat dalam postur ini diperoleh dari postur tubuh yang tidak tegang sehingga bisa bernapas lega.

3. Membungkuk (ruku)

Pada postur ruku, kedua tangan memegang lutut dan punggung lurus selama beberapa detik yang diikuti posisi tubuh kembali tegak. Muslim tentunya memperoleh manfaat gerakan sholat dalam postur yang dilakukan selama 10-12 detik ini.

4. Berdiri (qayyam)

Muslim kembali berdiri setelah ruku yang dilakukan selama 5-6 detik. Meski hanya sebentar, muslim tentunya akan memperoleh manfaat gerakan sholat dalam posisi ini.

5. Sujud (sajdah)

Postur muslim saat sujud diawali menempatkan kedua telapak tangan pada kedua lutut, lalu berada di alas sholat bersama dahi. Total ada tujuh bagian tubuh yang kontak langsung dengan alas sholat, dalam posisi yang dilakukan selama 10-12 detik ini.

6. Duduk (jalsa)

Duduk dalam posisi ini kerap ditulis sebagai duduk di antara dua sujud dengan kedua lutut berada di alas sholat. Kaki dilipat ke belakang sehingga otot lutut dan kaki tertarik.

Jari kaki dilipat dengan posisi lutut dan pinggul rileks dalam posisi yang ditahan selama 6-8 detik ini. Manfaat gerakan sholat ini adalah memperkuat core muscle apalagi bila punggung bawah berada dalam postur yang baik atau tegak.

7. Sujud

Manfaat gerakan sholat dalam posisi pengulangan dari poin lima ini tak perlu diragukan.

8. Duduk tasyahud

Dalam posisi ini muslim melakukan duduk tasyahud akhir menjelang selesainya sholat. Posisi ini berlangsung 40-60 detik, lebih lama dari duduk pada poin enam. Manfaat gerakan sholat dalam posisi ini tentu tak perlu diragukan.

9. Salam

Pada posisi ini muslim menengok ke kanan dan kiri dalam posisi duduk. Bagi para muslim, manfaat gerakan sholat masih bisa diperoleh hingga akhir sesi ibadah.

Manfaat gerakan sholat selengkapnya, Klik halaman selanjutnya untuk membaca.

Selanjutnya
Halaman
1 2