ADVERTISEMENT

Sabtu, 12 Des 2020 10:30 WIB

Waduh! Seekor Macan Tutul Salju Terinfeksi Virus Corona

Ayunda Septiani - detikHealth
Positive blood test result for the new rapidly spreading Coronavirus, originating in Wuhan, China Seekor hewan lagi-lagi dilaporkan terinfeksi Corona. (Foto: iStock
Jakarta -

Seekor macan tutul salju betina di kebun binatang Louisville, Kentucky terkonfirmasi positif virus Corona COVID-19.

Hasil tersebut menjadikannya sebagai spesies hewan ke-enam yang dikonfirmasi terpapar COVID-19 setelah kontak dengan manusia.

Departemen Layanan Inspeksi Kesehatan Tanaman dan Hewan Amerika Serikat mengkonfirmasi status kesehatan macan tutul salju tersebut yang berusia 5 tahun pada Jumat (11/12/2020). Sementara dua macan tutul salju jantan di kebun binatang tersebut juga menunjukkan gejala ringan.

Hasil tes COVID-19 kedua binatang tersebut masih dalam proses. Direktur Kebun Binatang Louisville John Walczak dikutip dari USA Today mengungkapkan, ketiga macan tutul yang menunjukkan gejala terbatas seperti suara napas yang tinggi dan batuk itu diharapkan bisa segera pulih.

Petugas dari Dinas Pemeriksaan Kesehatan Hewan dan Tanaman USDA menduga, macan tutul itu kemungkinan besar tertular dari anggota staf yang terinfeksi tapi tidak menunjukkan gejala.

"Meskipun pihak kebun binatang sudah berhati-hati," ujarnya

Petugas menambahkan, kecil kemungkinan macan tutul ataupun hewan lain menyebarkan virus Corona ke manusia. Sebab sejauh ini, transmisi atau penularan COVID-19 terjadi utamanya di antara manusia.

Macan tutul salju ini merupakan satu dari setidaknya enam spesies hewan yang terinfeksi virus Corona setelah melakukan kontak dekat dengan manusia.

Spesies hewan pertama yang terinfeksi COVID-19 adalah Harimau Malaya di Kebun Binatang Bronx yang pada April lalu dinyatakan positif setelah menunjukkan gejala penyakit pernapasan.

Pada akhir bulan April, delapan kucing besar di kebun binatang, termasuk empat harimau dan, tiga Singa Afrika juga dinyatakan positif COVID-19. Selain itu menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), beberapa anjing dan kucing di Amerika Serikat juga terkonfirmasi positif virus Corona.

Pada kebanyakan kasus hewan, virus Corona ini tidak mematikan, meski wabah COVID-19 di peternakan bulu di AS dan luar negeri telah membunuh ribuan cerpelai.



Simak Video "Kasus Harian Covid-19 Jepang Tembus 100.000"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT