Selasa, 15 Des 2020 05:50 WIB

4 Negara yang Terpaksa Lockdown Lagi Gara-gara COVID-19 Mengganas

Kanya Anindita - detikHealth
BEIJING, CHINA - MARCH 12: Chinese women wear protective masks as they ride the bus in the central business district  on March 12, 2020 in Beijing, China. The number of cases of the deadly new coronavirus COVID-19 being treated in China dropped to below 15,000 in mainland China Thursday, in what the World Health Organization (WHO) declared a global public health emergency last month. China continued to lock down the city of Wuhan, the epicentre of the virus, in an effort to contain the spread of the pneumonia-like disease but has moved to ease restrictions in other parts of the province. Officials in Beijing have put in place a mandatory 14 day quarantine for all people returning to the capital from other places in China and abroad. The number of those who have died from the virus in China climbed to over 3173 on Thursday, mostly in Hubei province, and cases have been reported in many other countries including the United States, Canada, Australia, Japan, South Korea, India, Iran, Italy, the United Kingdom, Germany, France and several others. The World Health Organization has warned all governments to be on alert and raised concerns over a possible pandemic. Some countries, including the United States, have put restrictions on Chinese travellers entering and advised their citizens against travel to China.(Photo by Kevin Frayer/Getty Images) Virus Corona COVID-19 (Foto: Getty Images/Kevin Frayer)
Jakarta -

Hampir satu tahun masa pandemi berlangsung, beberapa negara memutuskan untuk kembali lockdown akibat lonjakan kasus COVID-19. Meskipun vaksinasi sudah mulai dilakukan, penyebaran virus Corona masih saja terjadi.

Dikutip dari Worldometer, Senin (14/12/2020), total kasus COVID-19 di seluruh dunia mencapai angka 72.742.299 kasus. Sementara itu jumlah kematian mencapai 1.620.823 kasus dan pasien yang sembuh mencapai 50.948.658 kasus.

Berikut empat negara yang kembali lockdown setelah terjadi lonjakan kasus COVID-19:

1. Amerika Serikat

Dikutip dari CNN, Minggu (13/12/2020), AS mulai melakukan vaksinasi pada Sabtu (12/12/2020) dengan pasien rawat inap COVID-19 sebanyak 108.487 pasien. Jumlah tersebut menjadi rekor tertinggi selama tujuh hari berturut-turut.

Lonjakan kasus terjadi dalam waktu dua bulan terakhir, di mana selama empat hari terdapat penambahan sebesar satu juta kasus. Sebelumnya, AS mencapai angka delapan juta kasus dalam waktu delapan bulan.

2. Jerman

Negara ini kembali memperketat lockdown mulai hari Rabu hingga Januari 2021, dengan total kasus Corona mencapai 1.338.483 menurut Worldometer. Sebelumnya, negara ini sudah melakukan lockdown parsial selama enam minggu terakhir.

"Saya berharap cara yang lebih ringan. Tapi karena belanja Natal jumlah kontak sosial sangat meningkat," kata kanselir Angela Merkel, dikutip dari Reuters, Senin (14/12/2020).

Toko-toko tertentu seperti supermarket dan apotek masih diperkenankan beroperasi. Namun, salon rambut dan kecantikan, wajib ditutup begitu juga dengan sekolah.

3. Jepang

Dikutip dari Reuters, Jepang pertama kali mencapai angka tiga ribu kasus COVID-19 dalam waktu satu hari. Menurut media lokal Jepang NHK, sebanyak 3.041 orang baru terinfeksi.

Lonjakan kasus COVID-19 di Jepang mulai terjadi saat musim dingin tiba terutama di bagian Hokkaido. Penyebaran kasus COVID-19 juga mulai meningkat di panti jompo, sekolah, dan rumah sakit.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Simak Video "Tarik-menarik Kebijakan Lockdown Pemerintah Pusat dan Pemda"
[Gambas:Video 20detik]