Selasa, 15 Des 2020 09:53 WIB

WHO Teliti Strain Corona Baru yang Dicurigai Lebih Menular di Inggris

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
Sars-CoV-19 test tube in purple protective glove, virus illustration on computer screen in background Foto ilustrasi. (Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/PS3000)
Jakarta -

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut telah diinfokan tentang strain baru COVID-19 yang muncul di Inggris. Namun mereka menyatakan belum ada bukti strain ini berbeda dengan jenis virus yang ada.

"Kami mengetahui varian genetik ini dilaporkan pada 1.000 orang di Inggris," kata pakar darurat WHO Mike Ryan dalam jumpa pers di Jenewa, dikutip dari Reuters, Selasa (15/12/2020).

"Pihak berwenang sedang melihat signifikansinya. Kami telah melihat banyak varian, virus ini berkembang dan berubah seiring waktu," lanjut dia.

Beberapa waktu lalu, WHO menyatakan mutasi atau strain baru virus Corona tidak akan mempengaruhi kemanjuran vaksin yang dikenbangkan. Mereka juga meyakini mutasi tidak membuat COVID-19 lebih mudah menular dan menyebabkan infeksi lebih serius.

Otoritas kesehatan Inggris mengatakan varian baru COVID-19 diidentifikasi di Inggris yang disebut berkontribusi pada peningkatan infeksi di beberapa wilayah di negara itu. Para peneliti segera menyelidiki apakah strain baru ini lebih mudah menular daripada varian virus Corona sebelumnya.

"Kami tidak tahu sejauh mana penularannya karena ini varuian baru. Tapi apapun penyebabnya, kami harus mengambil tindakan yang cepat dan tegas untuk mengendalikannya saat vaksin diluncurkan," kata Sekretaris Kesehatan Inggris Matt Hancock kepada House of Commons.



Simak Video "Eropa Diamuk Covid-19, WHO Perkirakan 2,2 Juta Nyawa Melayang"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/kna)