Selasa, 15 Des 2020 20:30 WIB

Cara Memancing Kehamilan yang Sehat, Alami, dan Tidak Berisiko

Rosmha Widiyani - detikHealth
Expecting muslim woman stroking belly sitting on sofa, carrying child harmony Foto: iStock/Cara Memancing Kehamilan yang Sehat, Alami, dan Tidak Berisiko
Jakarta -

Cara memancing kehamilan selalu bikin penasaran pasangan suami istri yang menunggu hadirnya seorang anak. Mereka biasanya mencoba berbagai cara demi bisa segera hamil usai menikah.

Dikutip dari Healthline, cara memancing kehamilan ternyata bisa dilakukan semua calon ibu dan pasangannya. Tentu disertai konsultasi ke tenaga kesehatan untuk menjaga fisik dan mental calon orang tua.

Berikut cara memancing kehamilan yang sehat dan alami

A. Makanan apa agar bisa cepat hamil?

Calon ibu bersama pasangannya harus selalu mengonsumsi makanan sehat untuk menjaga kecukupan nutrisi. Berikut saran-sarannya:

1. Konsumsi makanan kaya antioksidan

Antioksidan misal folat dan zinc mampu meningkatkan tingkat kesuburan pada pria dan wanita. Zat tersebut juga bisa melakukan deaktivasi pada radikal bebas di tubuh, yang bisa membahayakan sperma dan sel telur.

2. Hindari lemak trans

Konsumsi lemak trans berkaitan dengan peningkatan risiko penurunan kualitas sel telur. Bila ingin hamil, calon ibu dan pasangan sebaiknya mengonsumsi lemak sehat yang lebih baik untuk tubuh.

3. Konsumsi refined carbs lebih sedikit

Refined carbs banyak ditemukan di makanan dan minuman yang dikonsumsi tiap hari misal pasta, roti, dan nasi. Golongan refined carbs lebih cepat diserap dan memengaruhi kadar gula dalam tubuh.

4. Konsumsi banyak serat

Serat membantu tubuh menyeimbangkan kadar gula dan membuang kelebihan hormon dari dalam tubuh. Konsumsi sayur, buah, dan kacang-kacangan jelas bisa mencukupi kebutuhan serat

5. Makan buah dan sayur

Buah dan sayur sudah diketahui mengandung berbagai nutrisi yang dibutuhkan tubuh, sama dengan daging. Karena itu wajib menyeimbangkan konsumsi buah, sayur, dan daging sesuai kebutuhan tubuh.

B. Minum apa agar bisa hamil?

Jenis minuman yang dikonsumsi per hari ternyata mempengaruhi peluang pasangan untuk hamil dan punya keturunan. Berikut keterangannya

1. Susu tinggi lemak

Minum susu mampu menurunkan risiko mengalami infertilitas. Riset 2007 membuktikan, konsumsi satu atau lebih produk turunan susu tinggi lemak per hari menurunkan risiko infertilitas sebanyak 27 persen.

2. Multivitamin

Konsumsi multivitamin, terutama yang mengandung folat, bisa membantu para calon ibu yang ingin cepat hamil. Sebelum minum multivitamin, sebaiknya konsultasi dengan dokter lebih dulu.

3. Kurangi kafein

Hubungan kafein dan infertilitas sebetulnya masih diperdebatkan. Namun mengurangi 1-2 cangkir kopi per hari dan menggantinya dengan sumber nutrisi lain dianggap tidak merugikan.

4. Batasi konsumsi alkohol

Pasangan yang ingin segera dianugerahi keturunan disarankan membatasi atau tidak mengonsumsi alkohol. Alkohol berdampak buruk pada kesuburan wanita yang mengakibatkan sulit hamil.

5. Waspada kadar zat besi dalam tubuh

Bagi wanita disarankan mengonsumsi suplemen zat besi, apalagi bila kadarnya dalam tubuh sangat rendah. Konsumsi multivitamin heme-iron berdampak baik pada kesuburan.

C. Berapa lama harus berbaring setelah berhubungan agar cepat hamil?

Sebetulnya tidak ada bukti spesifik yang menyatakan berbaring usai berhubungan seks meningkatkan peluang hamil. Namun tak ada salahnya jika tidak langsung jalan usai bercinta.

"Saran yang baik untuk berbaring 10-15 menit usai intercourse. Selama kurun waktu tersebut, sperma lebih mudah menuju mulut rahim," kata direktur layanan infertilitas Cleveland Clinic James Goldfarb MD.

Langsung jalan usai bercinta dikhawatirkan mempersulit sperma menuju rahim. Kondisi ini diakibatkan gaya gravitasi yang dianggap bisa menarik keluar sperma yang tadinya sedang menuju kandungan.

D. Cara hamil bagaimana?

Menerapkan pola hidup sehat menjadi salah satu cara mengupayakan pasangan segera memiliki keturunan. Selain memperbaiki asupan, pasangan wajib rajin olahraga dan tidak merokok.

Tentunya pasangan bisa konsultasi ke dokter untuk mengetahui dan menjaga kesehatannya. Apalagi bila pasangan memiliki kondisi khusus yang perlu penanganan medis.

Saran selanjutnya adalah menjaga hubungan baik antara suami istri. Komunikasi yang baik memungkinkan suami istri tahu keinginan dan harapan masing-masing, dalam tiap usaha hamil dan punya keturunan.



Simak Video "Brasil Hentikan Sementara Vaksin AstraZeneca untuk Ibu Hamil"
[Gambas:Video 20detik]
(row/pal)