Kamis, 17 Des 2020 07:31 WIB

Usai Vaksinasi COVID-19, Petugas Kesehatan AS Alami Reaksi Serius

ayunda septiani - detikHealth
The doctor prepares the syringe with the cure for vaccination. Ilustrasi suntik vaksin COVID-19. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Seorang petugas kesehatan di Alaska, Amerika Serikat (AS) mengalami reaksi alergi yang serius setelah mendapatkan vaksin virus Corona COVID-19 dari Pfizer Inc dan BioNTech. Dalam sebuah laporan yang dikutip dari laman Reuters, sekarang ia di rumah sakit dalam kondisi stabil.

Reaksi tersebut terjadi beberapa menit setelah disuntikkan vaksin Pfizer pada hari Selasa (15/12/2020). Sementara itu, Pfizer mengonfirmasi bahwa pihaknya bekerja dengan otoritas lokal untuk menyelidiki insiden tersebut.

Pada minggu yang lalu, hal serupa juga terjadi di Inggris, petugas kesehatan memiliki reaksi alergi yang serupa. Reaksi tersebut menyebabkan pemerintah di sana memberitahu orang-orang untuk menghindari suntikan vaksin jika mereka memiliki riwayat alergi parah.

Regulator Inggris mengatakan bahwa siapapun yang mempunyai kondisi anafilaksis, atau alergi parah terhadap obat atau makanan, tidak boleh menerima vaksin Pfizer-BioNTech COVID-19.

"Kami belum memiliki semua rincian laporan dari Alaska tentang kemungkinan reaksi alergi yang serius tetapi secara aktif bekerja dengan otoritas kesehatan setempat untuk menilai. Kami akan memantau dengan cermat semua laporan yang menunjukkan reaksi alergi serius setelah vaksinasi dan memperbarui bahasa pelabelan jika diperlukan," kata juru bicara Pfizer.

Relawan untuk uji klinis Pfizer sekitar 44 ribu orang dikeluarkan jika mereka memiliki riwayat reaksi alergi terhadap vaksin atau komponen vaksin COVID-19.

"Di antara 44.000 subjek, kami tidak melihat reaksi alergi yang serius terhadap vaksin," kata Dr William Gruber, wakil presiden senior penelitian dan pengembangan klinis vaksin di Pfizer.

Secara keseluruhan, uji coba tidak menemukan masalah keamanan yang serius. Meski demikian regulator dan perusahaan terus memantau efek samping setelah vaksinasi.

Saat ini, AS sedang memvaksinasi Corona terhadap sekitar 3 juta orang warga mereka pada minggu ini dengan vaksin Pfizer. Mereka berharap program tersebut bisa ditingkatkan menjadi 20 juta orang pada bulan ini jika vaksin lain yang dikembangkan oleh Moderna disetujui.



Simak Video "Pfizer Umumkan Vaksinnya Aman dan Efektif pada Anak Usia 12 Tahun"
[Gambas:Video 20detik]
(ayd/kna)