Jumat, 18 Des 2020 13:03 WIB

Anak di Bawah 12 Tahun Bebas Syarat Rapid Antigen Saat ke Bali, Mengapa?

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
104 Warga Jalani Rapid Test Swab Antigen

Warga mengikuti tes swab rapid tes antigen di Walikota Jakarta Timur, Jakarta, Rabu (16/12/2020). Sebanyak 104 warga menjalani rapid tes swab antigen. hw Anak di bawah 12 tahun tak perlu rapid antigen saat bepergian ke Bali. (Foto: Agung Pambudhy)
Jakarta -

Pemerintah membagi lagi kebijakan wajib tes swab PCR ke Bali. Setidaknya, ada enam golongan atau penumpang yang tak perlu membawa berkas itu atau cukup rapid test saja.

Salah satunya adalah anak berusia di bawah 12 tahun. Mengapa anak berusia di bawah 12 tahun tak perlu melampirkan hasil rapid antigen?

Pakar biologi molekuler Ahmad Rusdan Handoyo Utomo menjelaskan data risiko penularan Corona dari anak-anak hingga kini masih sangat terbatas. Namun, berdasarkan salah satu studi awal, anak-anak memiliki kemungkinan kecil menularkan COVID-19.

Lebih lanjut, menurut Ahmad, ketentuan syarat rapid antigen yang dimaksud adalah untuk melihat apakah orang tersebut berpotensi menularkan COVID-19.

"Kalau logika tes antigen saat bepergian itu kan (dimaksudkan) bukan melihat infeksi tetapi orang ini sedang berpotensi menularkan atau tidak kan gitu masalahnya," jelas Ahmad saat dihubungi detikcom Jumat (18/12/2020).

Ahmad menjelaskan selama ini penularan Corona dari pasien OTG lebih banyak dilaporkan terjadi di usia dewasa. Meski begitu, studi di Korea Selatan mencantumkan usia 17 tahun masuk ke potensi penularan Corona tinggi.

"Kalau kurang dari itu kayaknya bisa terkena tapi untuk potensi menularkan kayanya kecil memang, tetapi itu baru satu studi," lanjut Ahmad.

"Karena kalau memastikan itu, kita harus melakukan PCR pada anak-anak secara berkala, tapi kan kita tahu untuk melakukan PCR pada anak-anak kan nggak gampang," pungkasnya.

Selain itu, Ahmad menduga aturan yang dibuat ini juga berdasarkan kepraktisan saja. Ahmad kembali menegaskan potensi penularan Corona pada anak hingga kini masih belum benar-benar bisa dipastikan hingga menunggu lebih banyak studi.

Berikut enam golongan yang bebas syarat rapid antigen ke Bali.

1. Anak umur 12 tahun ke bawah tidak perlu membawa hasil tes swab PCR, rapid antigen ataupun rapid antibodi
2. Crew aktif/EOB/FOO cukup menggunakan rapid antibodi
3. Penumpang transit
4. Penumpang yang pesawatnya divert ke Bandara DPS
5. Penumpang yang berasal dari daerah yang tidak memiliki fasilitas tes swab berbasis PCR (namun penumpang tersebut akan dilakukan tes rapid antigen pada saat kedatangan di Bali)
6. ASN, TNI, polisi yang mendapat perintah mendadak.



Simak Video "WHO Jelaskan Penyebab Kasus 'Florona' Bisa Terjadi"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/up)