ADVERTISEMENT

Jumat, 18 Des 2020 13:46 WIB

Perjuangan Mencari Rapid Test Antigen yang Murah di Jakarta

Ayunda Septiani - detikHealth
Rapid test antigen, antigen, swab antigen Foto: Ayunda Septiani
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta baru-baru ini mewajibkan tes antigen bagi warga yang ingin keluar-masuk wilayahnya. Hal ini membuat saya akhirnya harus mencari klinik atau rumah sakit yang menyediakan layanan rapid test antigen di Jakarta.

Sempat kesal sih sama kebijakan pemerintah yang terkesan dadakan. Saya sempat panik tak bisa mendapat surat keterangan rapid tes antigen padahal punya jadwal terbang ke Padang hari Sabtu (19/12) besok.

Setelah pengumuman di hari Rabu (16/12) tentang kewajiban melampirkan hasil rapid tes antigen jika ingin bepergian dari DKI Jakarta, saya akhirnya mencari-cari klinik atau rumah sakit yang memiliki layanan tersebut.

Ada sih beberapa rumah sakit di sekitaran Jakarta yang menyediakan rapid tes antigen. Tapi saya urung ke saya karena harganya super mahal! Harga rapid test antigen di beberapa rumah sakit berada di rentang Rp 350 ribu-Rp 600 ribu. Lumayan jauh jika dibandingkan harga rapid test antibodi yang hanya Rp 150 ribu.

Akhirnya saya browsing dan menanyai beberapa teman sambil berusaha menghubungi beberapa klinik yang menyediakan rapid antigen. Ketemulah dua tempat di area Jakarta Selatan yang menyediakan layanan tes antigen dengan harga yang relatif murah.

Hari Kamis (17/12) sore, sepulang dari tempat kerja, saya mengunjungi salah satu klinik di daerah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Sampai di sana sekitar jam 15.30 WIB. Sayangnya layanan tes antigen di sana hanya sampai jam 12 siang.

Saya lalu teringat ada satu klinik, tak jauh dari sana, yang buka sampai pukul 16.00 WIB. Sambil mengestimasi waktu, saya pikir cukup lah ya sampai di sana tepat waktu.

Oh iya sebagai informasi, di klinik pertama harga rapid test antigennya Rp 250 ribu dan di klinik ke dua yang saya akan datangi, harganya hanya Rp 150 ribu.

Tapi setibanya di klinik kedua, saya mengurungkan niat. Terlihat banyak sekali orang yang juga ingin tes antigen, belum lagi kliniknya sudah mau tutup.

Makin nggak mau nunggu karena katanya ada yang datang dari jam 11 siang tapi sampai jam 4 sore belum juga dilayani.

Setelah pertimbangan panjang, saya memutuskan untuk kembali ke klinik pertama keesokan harinya. Sebab saya merasa di sana antrean juga tidak terlalu panjang.

Bagaimana rapid test antigen ini dilakukan? Baca pengalaman saya di halaman berikut.

Selanjutnya
Halaman
1 2

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT