Selasa, 22 Des 2020 08:12 WIB

Musim Hujan Tiba, Lakukan 4 Hal Ini untuk Cegah DBD

Inkana Putri - detikHealth
Nyamuk Foto: shutterstock
Jakarta -

Di penghujung tahun, beberapa daerah di Indonesia saat ini tengah memasuki musim penghujan. Selain diare dan tifus, penyakit demam berdarah dengue (DBD) menjadi salah satu yang kian muncul di musim penghujan.

DBD merupakan penyakit yang disebabkan oleh infeksi yang disebarkan oleh nyamuk Aedes Aegypti. Biasanya, gejala DBD dilihat dari beberapa gejala umum seperti demam tinggi, sakit kepala, muntah dan mual, serta muncul bercak merah pada kulit.

Di musim hujan, banyaknya genangan air sering sekali menjadi habitat nyamuk Aedes Aegypti sehingga jumlah nyamuk pun meningkat. Akibatnya, masyarakat menjadi rentan terinfeksi DBD.

WHO juga mencatat jumlah kasus demam berdarah meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir, dari 505.430 kasus pada tahun 2000, menjadi lebih dari 2,4 juta pada tahun 2010, dan 4,2 juta pada tahun 2019.

Penyakit DBD juga berisiko mematikan jika dibiarkan, apalagi jika jumlah trombosit terlalu rendah. Oleh karena itu, di musim penghujan ini ada baiknya untuk menjaga kesehatan tubuh agar terhindar dari DBD. Melansir berbagai sumber, berikut tips dan trik antisipasi DBD di musim hujan.

Jaga Kebersihan
Nyamuk DBD umumnya sering berkembang biak di tempat yang memiliki genangan air seperti vas bunga, wadah makanan hewan peliharaan, ban bekas, dan wadah air lainnya. Bukan hanya itu saja, nyamuk DBD sering bersarang di beberapa sudut rumah, termasuk di sela pakaian yang tergantung.

Oleh karena itu, pastikan untuk membersihkan rumah dan membuang sampah secara teratur. Gantilah wadah yang berisi air setiap harinya. Jangan lupa juga untuk selalu kuras bak mandi dan kolam guna mencegah nyamuk bertelur di sana.

Gunakan Obat Nyamuk
Menjaga kebersihan saja ternyata tak cukup. Mengingat nyamuk DBD bisa berkembang biak secara banyak dalam waktu yang cepat. Saat hal ini terjadi, cobalah gunakan bantuan obat nyamuk, baik berupa krim atau pun semprot.

Untuk obat nyamuk semprot, pastikan selalu gunakan yang aman bagi keluarga. Sebelum tidur, ada baiknya juga untuk gunakan krim oles ke seluruh tubuh guna menghindari gigitan nyamuk.

Pola Hidup Sehat
Mencegah DBD juga perlu dilakukan dari dalam tubuh, yakni dengan menjaga kesehatan tubuh. Selama musim hujan, ada baiknya untuk menerapkan pola hidup sehat dengan mengonsumsi makanan bergizi seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, rutin berolahraga ringan juga bisa menjaga kesehatan tubuh agar tidak rentan terinfeksi penyakit.

Tingkatkan Sistem Imun
Sistem imun pada tubuh menjadi hal yang tak kalah penting dalam mencegah infeksi penyakit nyamuk DBD. Makanan bergizi memang secara tak langsung bisa meningkatkan sistem imun. Namun, akan lebih baik lagi jika tetap mengonsumsi multivitamin yang bisa memelihara sistem imun.

Dalam hal ini, daun jambu biji dan angkak menjadi dua tanaman herbal yang disebut mampu mencegah infeksi penyakit DBD hingga memulihkan pasien DBD. Dalam daun jambu biji, terdapat kandungan trombinol yang bisa meningkatkan thrombopoietin. Jika jumlah thrombopoietin meningkat maka jumlah trombosit pun ikut meningkat.

Sementara itu, angkak merupakan jenis beras merah yang difermentasi menggunakan monascus purpureus. Sama halnya dengan daun jambu biji, angkak juga sering digunakan untuk meningkatkan kadar trombosit.

Penggunaan jambu biji dan angkak untuk mencegah atau mengobati DBD tentunya tidak bisa digunakan secara langsung, melainkan perlu diolah terlebih dahulu. Namun, manfaat tersebut kini bisa didapatkan melalui Trolit.

trolittrolit Foto: trolit

Trolit merupakan suplemen yang mengandung monascus purpureus, ekstrak psidii folium, elektrolit, vitamin B kompleks, dan mineral seng (Zn) yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan memenuhi kebutuhan vitamin. Trolit juga dapat membantu mengembalikan cairan tubuh dan elektrolit yang sering terjadi pada kasus DBD.

trolittrolit Foto: trolit
(mul/ega)