Selasa, 22 Des 2020 11:50 WIB

Joe Biden Sudah Disuntik Vaksin COVID-19, Donald Trump Kapan?

Khadijah Nur Azizah - detikHealth
US President-elect Joe Biden receives a Covid-19 vaccination from Tabe Masa, Nurse Practitioner and Head of Employee Health Services, at the Christiana Care campus in Newark, Delaware on December 21, 2020. (Photo by Alex Edelman / AFP) (Photo by ALEX EDELMAN/AFP via Getty Images) Foto: AFP via Getty Images/ALEX EDELMAN
Jakarta -

Presiden terpilih Amerika Serikat Joe Biden menerima dosis pertama vaksin COVID-19 Pfizer Inc pada hari Senin di sebuah rumah sakit di Newark, Delaware. Dia mendesak warga Amerika untuk mendapatkan vaksin tersebut jika tersedia.

Biden mengatakan dia akan berjuang melawan virus corona, yang telah menewaskan lebih dari 315.000 orang Amerika dan menginfeksi lebih dari 17,5 juta, prioritas utamanya ketika dia menjabat pada 20 Januari.

Dengan baju hitam lengan panjangnya yang digulung, Biden menerima suntikan dari Tabe Mase, perawat dan kepala Pelayanan Kesehatan Karyawan di Rumah Sakit Christiana di Newark, Delaware, di depan wartawan dan disiarkan secara langsung di televisi.

Setelah mendapat suntikan pertama vaksin COVID-19 Pfizer Inc, Biden memuji para profesional medis sebagai "pahlawan".

"Saya melakukan ini untuk menunjukkan bahwa orang harus siap ketika vaksin tersedia. Tidak ada yang perlu dikhawatirkan," kata Biden dikutip dari Reuters.

Biden sendiri termasuk dalam kelompok berisiko tinggi tertular COVID-19 karena usianya yang saat ini sudah 78 tahun. Ia juga disebut sebagai presiden tertua dalam sejarah kepresidenan Amerika Serikat.

Kapan Trump divaksin?

Ketua program vaksinasi pemerintahan Trump mengatakan mereka yang telah terinfeksi virus Corona, termasuk Presiden Donald Trump, tetap harus mendapatkan vaksin.

Moncef Slaoui, kepala penasihat Operation Warp Speed, mengatakan kepada "State of the Union" CNN bahwa vaksin aman bagi mereka yang telah pulih dan menawarkan perlindungan yang lebih kuat dan berpotensi lebih lama daripada antibodi.

Trump, di akun media sosial Twitternya menuliskan bahwa dia "tidak dijadwalkan" untuk mengambil vaksin, tetapi "berharap untuk melakukannya pada waktu yang tepat."



Gedung Putih mengatakan dia masih mendiskusikan waktu dengan dokternya.

"Ketika waktunya tepat, saya yakin dia (Trump) akan tetap bersedia menerimanya," kata juru bicara Gedung Putih Brian Morgenstern pekan lalu.



Simak Video "Duh! AS Timbun Puluhan Juta Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(kna/up)