Selasa, 22 Des 2020 12:32 WIB

Viral Pria Meninggal karena Corona di Pesawat, Sempat Bohong Tak Alami Gejala

Nafilah Sri Sagita K - detikHealth
Ilustrasi pasien di rumah sakit Viral kisah pria meninggal karena Corona di pesawat. (Foto ilustrasi: iStock)
Jakarta -

Viral kisah pria yang meninggal karena Corona di pesawat. Kala itu, dirinya disebut mengalami sesak napas tepat ketika pesawat baru saja lepas landas.

Kondisinya terus memburuk dan ia terlihat gemetar serta berkeringat sebelum akhirnya paramedis berusaha melakukan CPR. Foto yang tersebar juga menunjukkan kondisi kritis dirinya berbaring di lorong tak sadarkan diri tengah ditangani petugas medis.

Pesawat tersebut langsung mengalihkan tujuan penerbangan karena keadaan darurat medis. Mendarat di di New Orleans, Amerika Serikat.

Mulanya, pria ini diduga mengalami serangan jantung. Namun, istri pria ini lantas memberitahu kalau ia mengeluhkan gejala COVID-19 selama sepekan terakhir. Salah satunya anosmia, hilangnya kemampuan merasa dan mencium.

Anehnya, pria ini tetap bisa melakukan penerbangan meski memiliki gejala Corona. Berdasarkan keterangan setempat, pria ini berbohong kalau dirinya tak mengeluhkan gejala COVID-19 saat akan melakukan perjalanan.

Kru di pesawat lantas memanggil bantuan petugas medis saat pria ini dikatakan berhenti bernapas lebih dari satu jam. Tony Aldapa, seorang paramedis saat itu melakukan CPR kepada pria ini selama satu jam.

Meski berisiko ikut terinfeksi, ia tetap mencoba menyelamatkan nyawa pria ini.

"Saya membuat keputusan untuk mencoba menyelamatkan nyawa penumpang, bersama dengan 2 tenaga medis lainnya melakukan CPR selama hampir satu jam sampai kami mendarat," katanya, dikutip dari Mirror UK.

"Saya tahu risiko melakukan CPR pada seseorang yang berpotensi mengidap COVID-19 tetapi saya tetap memilih untuk melakukannya," yakinnya.

Usai tak sadarkan diri meski sudah dilakukan CPR, pria ini lalu dikeluarkan dari pesawat dan dinyatakan meninggal sebelum akhirnya dibawa ke rumah sakit.

Belakangan, Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) mengonfirmasi pria tersebut benar positif Corona.

Banyak penumpang yang protes mengapa pria tersebut bisa berada di penerbangan saat positif Corona. Contact tracing pun kini tengah berlangsung untuk menemukan mana saja yang sudah terpapar termasuk paramedis.

"Dia gemetar dan berkeringat saat naik pesawat. Dia jelas sakit dan kemudian meninggal di tengah penerbangan. Kami melakukan pendaratan darurat di New Orleans dan kami bahkan tidak bertukar pesawat setelah itu," keluh salah satu penumpang.



Simak Video "Ada Gejala Baru Covid-19 Bernama Parosmia, Apa Itu?"
[Gambas:Video 20detik]
(naf/kna)