Senin, 28 Des 2020 06:59 WIB

Mata Berair Saat Buang Air Besar, Inikah Penyebabnya?

AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
Man suffers from diarrhea is sitting on toilet bowl and toilet paper roll near his legs - diarrhea concept Menangis saat BAB, normalkah? (Foto: Getty Images/iStockphoto/andriano_cz)
Jakarta -

Mata berair biasanya terjadi saat sedang sedih atau terharu. Tetapi beberapa orang sering mengalaminya saat sedang buang air besar (BAB), terutama di pagi hari.

Terkadang, suasana sepi di toilet memang membuat pikiran melayang-layang. Hanyut dalam keheningan saat tidak ada siapa-siapa di toilet memang bisa saja mengadu-aduk perasaan hingga tak sadar air mata menetes bercucuran.

Tapi yang sering terjadi tidak demikian. Air mata tetap menetes meski toilet tidak sedang sepi. Seseorang tetap saja 'menangis' saat BAB meski tidak sedang memikirkan sesuatu. Lalu kenapa mata tetap berair?

"Beberapa orang merasakan sensasi lega dan mungkin 'menangis' karena gerakan usus. Proses mengeluarkan dan melepaskan tekanan kadang membuatnya terjadi," kata Justun Maykel, MD, ahli pencernaan dari UMass Memorial Medical Center di Massachusetts.

Kondisi ini makin mungkin terjadi ketika BAB diawali dengan sembelit atau konstipasi, atau sebaliknya saat sedang diare. Hasrat BAB yang ektrem dan tidak tertahankan akan berakhir dengan sensasi lega yang memuaskan saat akhirnya terlampiaskan.

Apabila sembelit menjadi pemicunya, maka harus ekstra waspada. Tekanan di anus akibat mengejan terlalu keras bisa memicu wasir atau ambeien.

"Beberapa orang mengejan, sangat keras agar bisa BAB dan ini bisa memicu perdarahan," kata Dr Maykel, dikutip dari Livestrong.

Beberapa hal bisa dilakukan untuk mengurangi risiko sembelit. Di antaranya menjaga pola makan dengan memperbanyak asupan serat dan cairan, serta mengurangi makanan berlemak.



Simak Video "Nggak Baik! Ini Risiko Main Ponsel Sambil BAB"
[Gambas:Video 20detik]
(up/up)