Senin, 28 Des 2020 11:56 WIB

Senyawa Ini Disebut Bisa Jadi Pemicu Alergi, Efek Samping Vaksin COVID-19

Firdaus Anwar - detikHealth
Regulator Obat Eropa Akan Setujui Vaksin Corona Sebelum Natal? Ilustrasi vaksin COVID-19. (Foto: DW (News))
Jakarta -

Beberapa kandidat vaksin COVID-19 kini mulai digunakan secara luas. Dari program vaksinasi yang sudah berjalan, dilaporkan ada orang yang mengalami reaksi alergi serius.

Sebanyak enam orang di Amerika Serikat (AS) dan dua orang di Inggris yang mendapat suntikan vaksin COVID-19 buatan Pfizer-BioNtech beberapa waktu lalu disebut mengalami reaksi alergi. Hal yang sama juga dilaporkan terjadi pada satu orang di AS yang menerima suntikan vaksin COVID-19 buatan Moderna.

Diketahui sebagian besar orang yang mengalami efek samping memiliki riwayat alergi. Oleh karena itu Badan Pengatur Produk Obat dan Kesehatan Inggris (MHRA) mengeluarkan pernyataan agar vaksin tidak diberikan pada orang dengan alergi.

Sampai saat ini belum diketahui pasti senyawa apa yang jadi pemicu reaksi alergi pada penerima vaksin. Direktur Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA), Dr Peter Marks, menyangka kemungkinan ini karena senyawa bernama polyethylene glycol (PEG).

PEG dicurigai karena bahan lain yang ada di dalam vaksin, seperti lipid, gula, dan garam, bukan hal yang diketahui bisa menyebabkan reaksi alergi. Sementara PEG yang juga umum digunakan dalam obat-obatan, meski jarang terjadi, bisa memicu reaksi alergi pada beberapa orang.

"Bisa jadi ini penyebabnya," kata Dr Peter seperti dikutip dari Live Science, Senin (28/12/2020).

National Institutes of Health (NIH) kini sedang menjalankan studi untuk menginvestigasi penyebab reaksi alergi pada vaksin COVID-19. Rencananya akan dibutuhkan orang dengan riwayat alergi sebagai partisipan.



Simak Video "Epidemiolog Jelaskan soal Heboh Turunnya Efikasi Vaksin Covid-19"
[Gambas:Video 20detik]
(fds/fds)